Obat Penyakit Cedera Kepala
Pengobatan menggunakan obat kimia atau obat herbal menjadi sebuah tindakan wajib dilakukan seseorang pada saat dimana seseorang menderita penyakit dan menginginkan kesembuhan.
Tetu banyak cara atau metode yang di gunakan dalam pross pengobatan, diantaranya ada yang melakukan pengobatan melalui keahlian para dokter dengan mengkonsumsi obat kimia, ada juga yang melalui para ahli terapi yang sering disebut dengan Tabib atau semacamnya.
Namun sebaiknya pengobatan yang dilakukan adalah pengobatan secara alami dengan meminum ramuan herbal / alami, sehingga terhindar dari evek negativ dalam proses pengobatan.
Kami telah banyak membantu penderita berbagai penyakit dari seluruh indonesia bahkan manca negara.
Bagi anda yang saaat ini menderita suatu penyakit apapun, segeralah ambil tindakan cepat untuk mendapatkan kesembuhan melalui pengobatan herbal dari kami yang telah terbukti banyak memberikan kesembuhan pada penderita Cedera Kepala.
Apa itu Cedera Kepala
Cedera kepala adalah cedera yang meliputi trauma kulit kepala,tengkorak dan otak. Cedera kepala paling sering dan penyakit neurologik yang serius diantara penyakit neurologik dan merupakan proporsi epidemic sebagai hasil kecelakaan jalan raya (Smeltzer & Bare 2001).Resiko utama pasien yang mengalami cidera kepala adalah kerusakan otak akibat atau pembekakan otak sebagai respons terhadap cidera dan menyebabkan peningkatan tekanan inbakranial, berdasarkan standar asuhan keperawatan penyakit bedah ( bidang keperawatan Bp. RSUD DjojonegoroTemanggung, 2005), cidera kepala sendiri didefinisikan dengan suatu gangguan traumatic dari fungsi otak yang disertai atau tanpa disertai pendarahan interslities dalam rubstansi otak tanpa diikuti terputusnya kontinuitas otak.
Penyebab Cedera Kepala
Penyebab cedera kepala terbanyak adalah akibat kecelakaan lalu lintas, disusul dengan jatuh (terutama pada anak-anak), benturan, pukulan. Secara umum, cedera kepala diakibatkan trauma tumpul dan trauma tajam. Cedera kepala bisa berdiri sendiri atau merupakan bagian dari cedera kompleks (multitrauma).
Kepala merupakan struktur yang kompleks. Kepala terdiri dari kulit dan jaringannya, tulang tengkorak, selaput otak, dan otak. Cedera kepala dapat berefek pada semua bagian tersebut tergantung berat ringannya trauma.
Gejala Cedera Kepala
Tanda-tanda dan gejala cedera kepala bisa terjadi segera atau timbul secara bertahap selama beberapa jam. Jika setelah kepalanya terbentur, seorang anak segera kembali bermain atau berlari-lari, maka kemungkinan telah terjadi cedera ringan. Tetapi anak harus tetap diawasi secara ketat selama 24 jam karena gejalanya mungkin saja baru timbul beberapa jam kemudian.
Cedera kepala ringan bisa menyebabkan muntah, pucat, rewel atau anak tampak mengantuk, tanpa disertai penurunan kesadaran maupun tanda-tanda lain dari kerusakan otak.
Jika gejala terus berlanjut sampai lebih dari 6 jam atau jika gejala semakin memburuk, segera dilakukan pemeriksaan lebih jauh untuk mengetahui apakah telah terjadi cedera kepala yang berat.
Gejala berikut menunjukkan adanya cedera kepala serius yang memerlukan penanganan medis segera:
- - penurunan kesadaran
- - perdarahan
- - laju pernafasan menjadi lambat
- - linglung
- - kejang
- - patah tulang tengkorak
- - memar di wajah atau patah tulang wajah
- - keluar cairan dari hidung, mulut atau telinga (baik cairan jernih maupun berwarna kemerahan)
- - sakit kepala (hebat)
- - hipotensi (tekanan darah rendah)
- - tampak sangat mengantuk.
- - rewel
- - penurunan kesadaran
- - perubahan perilaku/kepribadian
- - gelisah
- - bicara ngawur
- - kaku kuduk
- - pembengkakan pada daerah yang mengalami cedera
- - penglihatan kabur
- - luka pada kulit kepala
- - perubahan pupil (bagian hitam mata).
Pantangan makanan Cedera Kepala
Makanan pantangan untuk penyakit sakit kepala adalah makanan pedas, sambal, makanan bersantan, dan goreng-gorengan. perbanyak minum air putih.