Pengertian Scanning Tomografi Terkomputerisasi Pada Dada
Ini
adalah pemeriksaan terkomputerisasi yang diarahkan kepada dada penderita dengan
tujuan untuk menghasilkan citra dengan potongan melintang pada dada atau dengan
cara melewatkan pancaran sinar x yang sudah terkomputerisasi pada tubuh
penderita melalui susut-sudut yang berbeda.
Alasan Scanning Tomografi Terkomputerisasi Pada Dada
Ada
beberapa hal yang menjadi alasan sehingga pemeriksaan ini dirasa penting untuk
dilakukan, yang diantaranya adalah untuk mendapatkan sedikit perubahan densitas
jaringan, menemukan dugaan adanya tumor dekat aorta, mendeteksi pergerakan
massa dan untuk mengevaluasi nodus limfa.
Proses Scanning Scanning Tomografi Terkomputerisasi Pada Dada
Sebelum
proses pemeriksaan ini berlangsung, ada beberapa hal yang harus dipahami oleh
penderita, yang diantaranya adalah sebagai berikut :
- Jika pemeriksaan ini tidak menggunakan cairan kontras, maka penderita tidak perlu berpuasa. Namun jika sebaliknya, penderita dianjurkan untuk berpuasa sekitar 4 jam sebelum pemeriksaan ini dilakukan.
- Penderita harus mengetahui segala hal yang berhubungan dengan proses pemeriksaan ini, seperti siapa yang akan melakukan, lokasi terjadinya pemeriksaan dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pemeriksaan.
- Pemeriksaan ini biasanya tidak menimbulkan nyeri dan berlangsung dalam waktu sekitar 30 menit.
- Metode pemeriksaan ini akan mengeluarkan suara keras, seperti suara berdentam.
- Penderita harus segera memberitahukan kepada team medis yang memeriksanya jika mengalami gangguan lain seperti alergi yang dapat mengganggu jalanya proses pemeriksaan.
- Penderita harus menanggalkan semua benda atau perhiasan yang terbuat dari logam ketika proses pemeriksaan akan berlangsung, karena itu dapat mengganggu jalanya pemeriksaan.
- Penderita dianjurkan untuk bersikap tenang, karena jika banyak bergerak dapat mempengaruhi pencitraan yang dihasilkan dari pemeriksaan ini.
- Apabila penderita diminta menandatangani surat yang berhubungan dengan persetujuan pemeriksaan ini, maka penderita harus sudah terlebih dahulu memahami secara benar isis surat tersebut sebelum membubuhkan tanda tangan.