Pengertian Hipertrofi Kardiomiopati
Yang dimaksudkan dengan Hipertrofi
Kardiomiopati atau Hypertrophic
Cardiomyopathy dalah sekumpulan penyakit jantung yang ditandai dengan
adanya penebalan pada dinding ventrikel
dalam tubuh. Sekitar empat persen penderita meninggal
setiap tahunnya. Kematian biasanya terjadi mendadak. Kematian lebih jarang
terjadi pada penderita gagal jantung yang menahun, justru serangan jantung yang
tiba-tiba akan lebih membahayakan hingga berujung pada kematian.
Penyebab Hipertrofi Kardiomiopati
Penyebab terjadinya Hipertrofi
Kardiomiopati adalah kelainan bawaan atau disebabkan oleh
faktor keturunan dan genetika.. Beberapa penyebab yang, penyempitan katup
stenosis, dan keadaan lainnya yang menyebabkan meningkatnya tahanan aliran
darah dari jantung.
Gejala Hipertrofi Kardiomiopati
Gejala yang terjadi
pada penderita Hipertrofi Kardiomiopati adalah pingsan, nyeri dada, palpitasi yang disebabkan oleh denyut jantung yang tidak
beraturan, gagal jantung yang disertai sesak nafas.
Diagnosa Hipertrofi Kardiomiopati
Biasanya diagnose pada
penderita Hipertrofi Kardiomiopati dilakukan
berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, seperti terdengarnya
suara jantung yang khas pada pemeriksaan dengan stetoskop. Diagnosis biasanya diperkuat dengan pemeriksaan EKG, ekokardiogram atau rontgen dada. Sebelum dilakukan tindakan
pencabutan gigi atau prosedur bedah, untuk mengurangi resiko infeksi di dalam
lapisan jantung atau endokarditis
infektif, dapat diberikan antibiotik.
Cara Mengobati Hipertrofi Kardiomiopati
Proses pengobatan
terutama bertujuan untuk mengurangi tahanan jantung. Pengobatan utama adalah
beta-blocker dan penghambat saluran kalsium, diminum sendiri-sendiri atau
bersamaan. Selain itu, pembedahan mengangkat sebagian otot jantung bisa
memperbaiki kesehatan jantung. .