Obat penyakit Kardiomiopati
Obat dan
Penyakit merupakan dua kata yang pada faktanya adalah dua hal yang berlawanan, namun pada penanganan suatu gaguan yang diakibatkan oleh Virus, bakteri, Jamur, Parasit dan lainnya tentu dua hal ini akan menjadi suatu hal yang saling berhubungan.
Pada suatu kondisi tertentu seseorang akan sangat terganggu oleh kondisi tubuh yang mengalami gangguan (
sakit) yang di sebabkan oleh beberapa faktor, tentu kondisi ini akan sangat memerlukan bantuan pemulihan kondisi semula. Terbatasnya kemampuan tubuh melawan gangguan tersebut tentu harus di bantu pengobatan yang sesuai dengan diagnosa yang dihasilkan.Obat sendiri adalah suatu zat yang dapat mengatasi gangguan yang terjadi pada kondisi tubuh.
Apa itu Kardiomiopati
Kardiomiopati adalah kelainan fungsi otot
jantung dengan penyebab yang tidak diketahui dan bukan diakibatkan oleh penyakit
arteri koroner, kelainan
jantung bawaan (
congenital),
hipertensi atau
penyakit katup jantung.
Kardiomiopati yang secara harfiah berarti penyakit
miokardium, atau
otot jantung, ditandai dengan hilangnya kemampuan
jantung untuk memompa darah dan berdenyut secara normal.
Kondisi semacam ini cenderung mulai dengan gejala ringan, selanjutnya memburuk dengan cepat. Pada keadaan ini akan terjadi kerusakan atau gangguan
miokardium, sehingga
jantung tidak mampu berkontraksi secara normal. Sebagai kompensasi, otot
jantung menebal atau
hipertrofi dan rongga jantung membesar. Bersama dengan proses pembesaran ini, jaringan ikat berproliferasi dan menginfiltrasi
otot jantung.
Miosit jantung (
kardiomiosit) mengalami kerusakan dan kematian, akibatnya dapat terjadi
gagal jantung,
aritmia dan kematian mendadak. Oleh karena itu
kardiomiopati dianggap sebagai penyebab utama
morbiditas dan
mortilitas kardiovaskular.
Penyebab Kardiomiopati
Penyebab
Kardiomiopati bisa berupa:
Penyakit arteri koroner yang meluas.
Penyakit arteri koroner ini mengakibatkan pasokan darah yang tidak memadai ke
otot antung, yang bisa menyebabkan cedera yang menetap.
Otot jantung yang tidak terkena, selanjutnya akan meregang untuk mengkompensasi kemampuan memompa yang hilang. Jika peregangan ini tidak dapat mengkompensasi dengan baik, terjadilah
kardiomiopati kongestif yang melebar.
Peradangan otot jantung akut (miokarditis) karena infeksi virus akan memperlemah
otot jantung dan menyebabkan
kardiomiopati kongestif yang melebar (kadang-kadang disebut
kardiomiopati virus). Di AS, infeksi
coxsackievirus B merupakan penyebab yang paling sering dari
kardiomiopati virus.
Gangguan hormonal menahun tertentu seperti
diabetes dan penyakit
tiroid, pada akhirnya dapat menyebabkan
kardiomiopati kongestif yang melebar.
Obat-obat seperti alkohol, kokain dan anti depresi.
Kardiomiopati alkohol bisa timbul setelah sekitar 10 tahun pemakaian alkohol dalam jumlah banyak.
Meskipun jarang, kehamilan atau penyakit jaringan ikat (seperti
artritis rematoid) juga bisa menyebabkan
kardiomiopati kongestif yang melebar.
Gejala Kardiomiopati
Beberapa orang yang mengalami
kardiomiopati memiliki tanda atau gejala. Tetapi pada sebagian lainnya tidak memiliki tanda atau gejala pada tahap awal penyakit ini.
Sebagai
kardiomiopati memburuk dan jantung melemah, tanda dan gejala
gagal jantung biasanya terjadi. Tanda-tanda dan gejala termasuk:
- Sesak napas , terutama dengan pengerahan tenaga fisik
- Kelelahan
- Pembengkakan di pergelangan kaki, kaki, kaki, perut, dan pembuluh darah di leher
Tanda-tanda dan gejala yang lainnya adalah termasuk pusing, pingsan selama menjalankan aktivitas fisik, aritmia (detak jantung tidak teratur); dan nyeri dada terutama setelah beraktifitas fisik.
Pantangan makanan Kardiomiopati
Bagi penderita
Kardiomiopati wajib menghindari makanan atau minuman sebagai berikut di bawah ini:
1. Makanan mengandung kolesterol tinggi seperti: Cumi, udang, kepiting, otak sapi, daging kambing, daging berlemak, organ dalam hewan, bebek, belut, kuning telur, susu sapi, kulit ayam, makanan kemasan olahan daging ayam. Kolesterol adalah musuh utama jantung. Siapa pun bisa bangkrut jika kolesterol menyumbat di pembuluh darah jantung dan kepala (stroke). 1 otak sapi kandungan kolesterolnya sama dengan 1 tubuh sapi.
2. Makanan mendangung gula alkoholik. Minuman alkohol, durian dan tape.
3. Makanan mengandung trigleserin. Trigleserida merupakan lemak jahat dari tumbuhan. Minyak goreng, santan, kelapa dan margarin