Tampilkan postingan dengan label Keratitis Pungtata Superfisialis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keratitis Pungtata Superfisialis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Desember 2012

Cara Mengobati Keratitis Pungtata Superfisialis

Pengertian

Yang dimaksudkan dengan keratitis pungtata superfisialis adalah suatu keadaan dimana sel-sel pada permukaan kornea mati.

Penyebab

Penyebab terjadinya skleritis atau radang bagian putih mata adalah infeksi virus, infeksi bakteri, mata kering, sinar ultraviolet (sinar matahari, sinar lampu, sinar dari las listrik), iritasi akibat pemakaian lensa kontak jangka panjang, iritasi atau alergi terhadap obat tetes mata, dan efek samping obat tertentu misalnya vidarabin.

Gejala

Mata biasanya terasa nyeri, berair, merah, peka terhadap cahaya (fotofobia) dan penglihatan menjadi sedikit kabur. Jika penyebabnya adalah sinar ultraviolet, maka gejala-gejala biasanya munculnya agak lambat dan berlangsung selama 1-2 hari. Jika penyebabnya adalah virus, maka kelenjar getah bening di depan telinga akan membengkak dan nyeri bila ditekan. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan adalah mata terasa perih, gatal dan mengeluarkan kotoran.

Diagnosa

Mendiagnosa para penderita skleritis atau radang bagian putih mata harus ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan mata. Pemeriksaan diagnostik yang biasa dilakukan adalah pemeriksaan ketajaman penglihatan, tes refraksi, tes air mata, pemeriksaa slit-lamp, respon refleks pupil, keratometri (pengukuran kornea), dan pewarnaan fluoresensi kornea.

Pengobatan

Keratitis pungtata superfisialis biasanya berakhir dengan penyembuhan sempurna. Jika penyebabnya virus, tidak perlu diberikan pengobatan khusus dan penyembuhan biasanya terjadi dalam waktu 3 minggu. Jika penyebabnya adalah bakteri, diberikan antibiotik. Jika penyebabnya adalah mata kering, diberikan salep dan air mata buatan. Jika penyebabnya adalah sinar ultraviolet atau lensa kontak, diberikan salep antibiotik.
Posting Lama ►
 

Browser

Messaging And Chatting