Home » Posts filed under Paru-paru
Tampilkan postingan dengan label Paru-paru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paru-paru. Tampilkan semua postingan
Selasa, 12 Februari 2013
Kamis, 31 Januari 2013
Kegagalan Pernafasan
Pengertian Kegagalan Pernafasan
Ini adalah keadaan dimana kadar oksigen di dalam darah penderita menjadi rendah dan kadar karbondioksidanya tinggi, hingga kemudian dapat membahayakan.
Penyebab Kegagalan Pernafasan
Ada beberapa hal yang dapat menjadi penyebab penyakit ini, diantaranya adalah karena suka mengkonsumsi obat terlarang jenis opium atau juga karena konsumsi zat alkohol secara berlebihan. Atau dikarenakan zat polutan yang mempengaruhi saluran pernapasan yang ada di organ paru-paru.
Gejala Kegagalan Pernafasan
Jika sudah mengalami penyakit ini maka gejala utama yang dirasakan penderita adalah gangguan pernapasan dimana penderita susah untuk bernapas, yang jika dibiarkan maka akan terus berlanjut pada kematian karena fungsi paru-paru berhenti secara tiba-tiba.
Diagnosa Kegagalan Pernafasan
Khusus untuk penyakit ini, untuk mendiagnosa kegagalan pernapasan yang terjadi maka perlu dilakukanTes darah dengan cara mengambil contoh dari arteri untuk memastikan diagnose. Dalam pemeriksaan ini akan ditunjukkan kadar oksigen penderita yang rendah dan berbahaya atau kadar karbondioksida tinggi yang juga membahayakan.
Pengobatan Kegagalan Pernafasan
Pengobatan awal yang harus dilakukan adalah memberikan penderita obat antibiotik untuk melawan infeksi bakteri, dan untuk membuka saluran pernapasan penderita yang menyempit dapat menggunakan alat bantu bronchodilator. Sedangkan metode pengobatan lainya adalah ventilasi mekanik yang diperlukan sebagai metode tambahan untuk menghentikan kegagalan pernafasan. Penderita juga diberikan oksigen tambahan ketika sedang dirawat di ruang intensif.
Senin, 10 September 2012
Cara Mengobati Efusi Pleura
Apa Itu Efusi Pleura?
Cara Mengobati Efusi Pleura - Ini adalah terjadinya penumpukan cairan yang ada pada rongga pleura, yaitu rongga yang berada diantara selaput lapisan paru-paru dan rongga dada. Pada saat normal, kedua lapisan tersebut dipisahkan oleh sebuah lapisan cairan tipis. Cairan yang menumpuk pada rongga pleura bisa berupa darah atau nanah, cairan yang mengandung kolesterol tinggi serta cairan yang mirip susu.
Penyebab Efusi Pleura
Efusi pleura bisa terjadi karena
* Tekanan pada paru-paru yang tidak normal
* Peradangan pada pleura
* Rendahnya kadar protein dalam darah
* Gagal Jantung
* Sirosis, Pneumonia, Blastomikosis, Koksidioidomikosis, Tuberkulosis, Histoplasmosis, Kriptokokosis
* Adanya Abses dibawah diafragma, Artritis rematoid, Pankreatitis, Emboli paru, Tumor, Lupus eritematosus sistemik
* Ada cedera jantung atau pada daerah dada
* Karena obat tertentu.
* Tekanan pada paru-paru yang tidak normal
* Peradangan pada pleura
* Rendahnya kadar protein dalam darah
* Gagal Jantung
* Sirosis, Pneumonia, Blastomikosis, Koksidioidomikosis, Tuberkulosis, Histoplasmosis, Kriptokokosis
* Adanya Abses dibawah diafragma, Artritis rematoid, Pankreatitis, Emboli paru, Tumor, Lupus eritematosus sistemik
* Ada cedera jantung atau pada daerah dada
* Karena obat tertentu.
Gejala Efusi Pleura
Gejala paling umum dari efusi pleura adalah rasa nyeri pada dada, sesak nafas, batuk, cegukan, nafas menjadi cepat, dan nyeri perut. Tetapi pada beberapa penderita tidak merasakan gejala tertentu.
Cara Mengobati Fibrosis Kistik
Apa Itu Fibrosis Kistik?
Cara Mengobati Fibrosis Kistik - Fibrosis Kistik adalah penykit keturunan yang menyebabkan sutu jenis kelenjar terpicu untuk memproduksi sekret abnormal dan bisa menyebabkan gejala pada pernafasan dan paru-paru.
Penyebab Fibrosis Kistik
Fibrosis Kistik disebabkan karena ada kelainan pada gen penderitanya, dan ini termasuk jenis penyakit keturunan.
Gejala Fibrosis Kistik
Pada bayi yang baru dilahirkan, keadaan dan fungsi paru-paru masih normal, selang beberapa waktu kemudian akan muncul beberapa gejala pada pernafasan bayi. Terjadi peradangan pada saluran pernafasan karena tersumbat oleh lendir kental.
Pada umur 4 sampai 6 bulan, penambahan berat badan bayi tidak terlalu baik, dan terjadi gangguan pada pencernaan, perut membuncit, sering buang air besar dalam jumlah yang banyak. Kotoran berbau busuk serta berminyak. Badan bayi menjadi kurus, otot lemah, meskipun nafsu makan tinggi pertumbuhannya sangat lambat. Terjadi gejala karena kekurangan vitamin seperti anemia, rakitis, kelainan pada perdarahan dan rabun senja. Ini karena terjadi hambatan penyerapan jenis vitamin yang larut dalam air.
Gejala yang timbul pada anak-anak bisa berupa batuk terus menerus, nafas mengi (berbunyi), sulit tidur dan muntah. Pada seorang remaja, Fibrosis Kistik bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan, tertundanya masa pubertas dan ketahanan fisik yang kurang. Bisa terjadi komplikasi akibat Fibrosis Kistik, misalnya Diabetes mellitus, Osteoporosis, Pneumotoraks, Batuk darah, Gagal jantung, Pneumonia berulang, Kegagalan pernafasan kronis, Penyakit hati, dan artritis.
Pada umur 4 sampai 6 bulan, penambahan berat badan bayi tidak terlalu baik, dan terjadi gangguan pada pencernaan, perut membuncit, sering buang air besar dalam jumlah yang banyak. Kotoran berbau busuk serta berminyak. Badan bayi menjadi kurus, otot lemah, meskipun nafsu makan tinggi pertumbuhannya sangat lambat. Terjadi gejala karena kekurangan vitamin seperti anemia, rakitis, kelainan pada perdarahan dan rabun senja. Ini karena terjadi hambatan penyerapan jenis vitamin yang larut dalam air.
Gejala yang timbul pada anak-anak bisa berupa batuk terus menerus, nafas mengi (berbunyi), sulit tidur dan muntah. Pada seorang remaja, Fibrosis Kistik bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan, tertundanya masa pubertas dan ketahanan fisik yang kurang. Bisa terjadi komplikasi akibat Fibrosis Kistik, misalnya Diabetes mellitus, Osteoporosis, Pneumotoraks, Batuk darah, Gagal jantung, Pneumonia berulang, Kegagalan pernafasan kronis, Penyakit hati, dan artritis.
Minggu, 12 Agustus 2012
Cara Mengobati Regurgitasi Katup Trikuspidalis
Apa Itu Regurgitasi Katup Trikuspidalis?
Cara Mengobati Regurgitasi Katup Trikuspidalis - Ini adalah kelainan pada jantung yang disebabkan karena adanya kebocoran katup trikuspidalis ketika ventrikel kanan berkontraksi.
Pada saat ventrikel kanan berkontraksi, yang seharusnya adalah memompa darah masuk ke dalam paru-paru, tetapi di sini juga terjadi pembalikan aliran darah ke dalam ventrikel kanan. Dan hal ini menyebabkan pembesaran pada atrium kanan tersebut karena tekanan yang meningkat. Dan kemudian aliran darah ke jantung menjadi terhambat.
Pada saat ventrikel kanan berkontraksi, yang seharusnya adalah memompa darah masuk ke dalam paru-paru, tetapi di sini juga terjadi pembalikan aliran darah ke dalam ventrikel kanan. Dan hal ini menyebabkan pembesaran pada atrium kanan tersebut karena tekanan yang meningkat. Dan kemudian aliran darah ke jantung menjadi terhambat.
Penyebab Regurgitasi Katup Trikuspidalis
Aliran darah yang berasal dari ventrikel kanan tertahan, ini bisa disebabkan karena ada penyakit paru-paru yang berat atau bisa juga karena katup pulmoner menyempit. Dan akibatnya ventrikel kanan mengalami pembesaran karena meningkatnya kerja ventrikel dalam memompa darah.
Gejala Regurgitasi Katup Trikuspidalis
Gejala yang akan dirasakan oleh penderita biasanya tersama dan tidak jelas, misalnya seperti timbul kelelahan dan tubuh lemah. Ini disebabkan karena aliran darah yang menuju jantung berkurang jumlahnya atau terhambat. Penderita akan merasa tidak enak pada bagian perut atas kanan. Ini terjadi karena terjadi pembesaran hati dan denyutan nadi pada leher. Denyut jantung menjadi cepat dan tidak teratur, bisa terjadi agagl jantung dan cairan dalam tubuh tertahan, terutama pada tungkai.
Makanan Pantangan Regurgitasi Katup Trikuspidalis
Tidak ada jenis makanan pantangan untuk penderita kelainan jantung jenis Regurgitasi Katup Trikuspidalis.
Makanan Pantangan Regurgitasi Katup Trikuspidalis
Tidak ada jenis makanan pantangan untuk penderita kelainan jantung jenis Regurgitasi Katup Trikuspidalis.
Jumat, 10 Agustus 2012
Cara Mengobati Emboli Paru
Apa Itu Emboli Paru?
Cara Mengobati Emboli Paru - Emboli paru adalah kondisi pada saat arteri pulonalis tersumbat oleh embolus atau zat tertentu. Kebanyakan emboli berupa gumpalan darah, atau juga bisa karena cairan ketuban, lemak, gelembung udara, pecahan tumor, sumsum tulang. Emboli semula berada dalam darah terbawa dan menyumbat pembuluh.
Penyebab Emboli Paru
Paling sering penyebab emboli paru karena adanya gumpalan darah yang menymbat pembuluh darah. Gumpalan darah ini disebabkan oleh:
* Akibat patah tulang pada tulang panggul atau tulang tungkai.
* Karena serangan jantung.
* Karena tidak bergerak dalam waktu lama, misalnya ketika duduk di dalam kendaraan dalam waktu lama.
* Karena pembedahan
* Penyakit stroke.
* Karena trauma berat.
* Ada kelainan tertentu yang menyebabkan darah mudah menggumpal.
* Karena kelebihan berat badan atau obesitas.
* Karena luka bakar.
* Dalam proses persalinan.
Penyebab emboli paru lainnya tetapi lebih jarang adalah karena adanya lemak, sel tumor, gumpalan parasit yang menyumbat pembuluh darah.
* Akibat patah tulang pada tulang panggul atau tulang tungkai.
* Karena serangan jantung.
* Karena tidak bergerak dalam waktu lama, misalnya ketika duduk di dalam kendaraan dalam waktu lama.
* Karena pembedahan
* Penyakit stroke.
* Karena trauma berat.
* Ada kelainan tertentu yang menyebabkan darah mudah menggumpal.
* Karena kelebihan berat badan atau obesitas.
* Karena luka bakar.
* Dalam proses persalinan.
Penyebab emboli paru lainnya tetapi lebih jarang adalah karena adanya lemak, sel tumor, gumpalan parasit yang menyumbat pembuluh darah.
Gejala Emboli Paru
Gejala yang timbul pada emboli paru biasanya hampir sama dengan jenis gejala pada penyakit lain
* Batuk tiba-tiba bisa disertai dengan batuk berdarah
* Sesak napas mendadak
* Rasa sakit pada dada yang tajam.
* Pernafasan menjadi cepat.
* Detak jantung cepat.
* Rasa nyeri semakin terasa ketika membungkuk, batuk atau menelan.
Beberapa gejala lain yang mungkin timbul adalah bengek, kulit lembab dan kebiruan, pinggul nyeri, tungkai nyeri dan bengkak, tekanan darah rendah, pingsan, berkeringat, denyut nadi lemah.
* Batuk tiba-tiba bisa disertai dengan batuk berdarah
* Sesak napas mendadak
* Rasa sakit pada dada yang tajam.
* Pernafasan menjadi cepat.
* Detak jantung cepat.
* Rasa nyeri semakin terasa ketika membungkuk, batuk atau menelan.
Beberapa gejala lain yang mungkin timbul adalah bengek, kulit lembab dan kebiruan, pinggul nyeri, tungkai nyeri dan bengkak, tekanan darah rendah, pingsan, berkeringat, denyut nadi lemah.
Cara Mengobati Sindroma Gawat Pernafasan Akut
Apa Itu Sindroma Gawat Pernafasan Akut?
Cara Mengobati Sindroma Gawat Pernafasan Akut - Ini adalah penyakit pada paru-paru akibat terjadi penumpukan cairan karena kegagagalan fungsi paru-paru yang disebabkan berbagai hal yang berbeda. Sindroma Gawat Pernafasan Akut bisa menimpa usia anak-anak sampai orang tua dan pada orang yang mempunyai paru-paru yang sehat.
Penyebab Sindroma Gawat Pernafasan Akut (SGPA)
Penyebab SGPA bisa karena semua hal, penyakit atau cedera yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi paru-paru, misalnya karena:
* Infeksi yang berat dan luas dalam tubuh.
* Transfusi darah dalam jumlah banyak.
* Menghirup oksigen dalam konsentrasi tinggi yang menyebabkan kerusakan paru-paru.
* Akibat tekanan sangat rendah dalam darah.
* Cedera tertentu yang berpengaruh pada paru-paru.
* Overdosis obat, tenggelam, luka bakar hebat, merokok.
* Pankreatitis, peradangan pada pankreas.
* Infeksi yang berat dan luas dalam tubuh.
* Transfusi darah dalam jumlah banyak.
* Menghirup oksigen dalam konsentrasi tinggi yang menyebabkan kerusakan paru-paru.
* Akibat tekanan sangat rendah dalam darah.
* Cedera tertentu yang berpengaruh pada paru-paru.
* Overdosis obat, tenggelam, luka bakar hebat, merokok.
* Pankreatitis, peradangan pada pankreas.
Gejala Sindroma Gawat Pernafasan Akut
Gejala akan terjadi selang 1 sampai 2 hari setelah penyebab terjadi. Biasanya akan disertai dengan gangguan pada organ tubuh lainnya. Gejala awal berupa sesak napas, napas pendek dan dangkal. Akibatnya oksigen dalam darah sangat berkurang, bisa terjadi syok dan kulit penderita membiru. Bila tidak membaik dalam beberapa hari atau minggu, akan terjadi komplikasi kerusakan pada organ lain karena kekurang oksigen dalam tubuh.
Makanan Pantangan Sindroma Gawat Pernafasan Akut
Makanan pantangan tidak ada yang harus dihindari, tetapi penderita harus segera mendapatkan penanganan yang tepat untuk meghindari risiko terburuk yang bisa berujung meninggalnya penderita Sindroma Gawat Pernafasan Akut.
Selasa, 31 Juli 2012
Pengobatan Tuberkulosis (TBC) Herbal
Apa Itu Tuberkulosis (TBC)?
Pengobatan Tuberkulosis (TBC) Herbal - Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit pada paru-paru karena infeksi oleh bakteri. Sebagian besar kasus Tuberkulosis (TBC) terjadi pada paru-paru, tetapi infeksi bakteri juga bisa menyerang organ lain dalam tubuh. Penyakit ini dikenal sudah sejak jaman dahulu dan bisa menular. Bila mendapatkan penanganan dan pengobatan yang baik penyakit Tuberkulosis (TBC) bisa sembuh. Bila penderita tidak mendapatkan perawatan, maka bisa berakibat fatal dan bisa berujung pada meninggalnya penderita Tuberkulosis (TBC).
Penyebab Tuberkulosis (TBC)
Bakteri Mycobacterium tuberculosis adalah penyebab utam infeksi yang terjadi pada pru-paru dan menyebabkan timbul penyakit Tuberkulosis (TBC). Beberapa keadaan dan faktor yang bisa membuat seseorang menderita Tuberkulosis (TBC) adalah sebagai berikut:
* Karena tertular dari orang lain.
* Karena kebiasaan merokok.
* Terpapar bahan kimia, bisa terjadi ditempat kerja, misal pada pabrik cat, amonia, obat-obatan antisida, pabrik tembakau dan rokok.
* Tidak segera mendapat penanganan yang tepat dan penaykit berkepanjangan.
* Terjadi cedera yang menyebabkan paru-paru mengalami luka.
* Karena tertular dari orang lain.
* Karena kebiasaan merokok.
* Terpapar bahan kimia, bisa terjadi ditempat kerja, misal pada pabrik cat, amonia, obat-obatan antisida, pabrik tembakau dan rokok.
* Tidak segera mendapat penanganan yang tepat dan penaykit berkepanjangan.
* Terjadi cedera yang menyebabkan paru-paru mengalami luka.
Gejala Tuberkulosis (TBC)
Beberapa gejala yang biasanya akan dialami penderita Tuberkulosis (TBC) antara lain:
* Terjadi demam yang disertai keringat terutama pada malam hari dan berlangsung lama.
* Menderita batuk yang tidak kunjung sembuh lebih dari 3 minggu, dan bisa disertai dengan darah.
* Badan penderita akan melemah.
* Nafsu makan menurun yang akan berakibat pada badan penderita menjadi kurus.
* Kedua sisi pundak menjadi datar dan seperti terangkat ke atas.
* Menderita sesak napas yang berkepanjangan.
* Kesusahan ketika harus mengeluarkan dahak dari hidung.
* Lebih susah tidur.
* Penderita sering menggigil.
* Timbul bengkak pada kaki.
* Tulang terasa sakit dan linu-linu.
* Terjadi demam yang disertai keringat terutama pada malam hari dan berlangsung lama.
* Menderita batuk yang tidak kunjung sembuh lebih dari 3 minggu, dan bisa disertai dengan darah.
* Badan penderita akan melemah.
* Nafsu makan menurun yang akan berakibat pada badan penderita menjadi kurus.
* Kedua sisi pundak menjadi datar dan seperti terangkat ke atas.
* Menderita sesak napas yang berkepanjangan.
* Kesusahan ketika harus mengeluarkan dahak dari hidung.
* Lebih susah tidur.
* Penderita sering menggigil.
* Timbul bengkak pada kaki.
* Tulang terasa sakit dan linu-linu.
Makanan Pantangan Tuberkulosis (TBC)
Beberapa jenis makanan pantangan Tuberkulosis (TBC):
* Jenis gula olahan, misalnya gula halus untuk taburan kue.
* Kopi dan teh kental, dan jenis minuman yang mengandung kafein.
* Minuman yang mengandung alkohol.
* Saus yang banyak mengandung gula dan natrium.
* Makanan yang banyak mengandung natrium, misalnya acar.
Jenis makanan dan minuman tersebut di atas sebaiknya dihindari oleh penderita Tuberkulosis (TBC).
* Jenis gula olahan, misalnya gula halus untuk taburan kue.
* Kopi dan teh kental, dan jenis minuman yang mengandung kafein.
* Minuman yang mengandung alkohol.
* Saus yang banyak mengandung gula dan natrium.
* Makanan yang banyak mengandung natrium, misalnya acar.
Jenis makanan dan minuman tersebut di atas sebaiknya dihindari oleh penderita Tuberkulosis (TBC).
Langganan:
Postingan (Atom)