Tampilkan postingan dengan label Jantung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jantung. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 April 2013

Regurgitasi Katup Aorta (Inkompetensia Aorta, Insuffisiensi Aorta, Aortic Regurgitation)


Pengertian Regurgitasi Katup Aorta

Yang dimaksudkan dengan Regugitasi Katup Aorta (Inkompetensia Aorta, Insuffisiensi Aorta), Aortic Regurgitation) adalah kebocoran pada katup aorta yang terjadi setiap kali ventrikel mengalami relaksasi dalam tubuh seorang penderita.

Penyebab Regurgitasi Katup Aorta

Penyebab utama penyakit dengan Regugitasi Katup Aorta (Inkompetensia Aorta adalah demam rematik dan sifilis. Penyebab lain dari penyakit dengan Regugitasi Katup Aorta (Inkompetensia Aorta adalah melemahnya katup, bahan fibrosa akibat degenerasi miksomatous, Degenerasi miksomatous, kelainan bawaan, infeksi bakteri, cedera dan beberapa faktor lain yang belum diketahui faktor lainnya yang tidak diketahui. 

Gejala Regurgitasi Katup Aorta

Gejala yang khas dari dengan Regugitasi Katup Aorta (Inkompetensia Aorta adalah murmur jantung yang dapat didengar melalui stetoskop. Pada regurgitasi yang berat, ventrikel kiri mengalirkan sejumlah besar darah, yang menyebabkan pembesaran ventrikel dan akhirnya menjadi gagal jantung. Gagal jantung menyebabkan sesak nafas sewaktu melakukan aktivitas atau sewaktu berbaring telentang, terutama pada malam hari. Duduk tegak memungkinkan dialirkannya cairan dari paru-paru bagian atas sehingga pernafasan kembali normal. 

Diagnosa Regurgitasi Katup Aorta

Diagnosis dapat dilakukan bila pada pemeriksaan dengan stetoskop terdengar bunyi murmur jantung yang khas, bila pada pemeriksaan fisik ditemukan kelainan yang menunjukkan adanya regurgitasi katup aorta, dan jika pada rontgen dada ditemukan pembesaran jantung. 

Pengobatan Regurgitasi Katup Aorta

Pengobatan yang dilakukan terhadap penderita dengan Regugitasi Katup Aorta (Inkompetensia Aorta adalah pembedahan. kepada penderita yang dibarengi dengan pemberian antibiotik. 

Stenosis Katup Mitral


Pengertian Stenosis Katup Mitral

Yang dimaksudkan dengan penyakit Stenosis Katup Mitral (Mitral Stenosis) adalah penyempitan pada lubang katup mitral yang akan meningkatkan tahanan aliran darah dari atrium kiri ke ventrikel kiri.

Penyebab Stenosis Katup Mitral

Penyebab Stenosis Katup Mitral (Mitral Stenosis) sebagian besarnya adalah demam rematik. Penyebab lain adalah faktor genetika atau baaan dan kelainan pada bayi. Bayi yang lahir dengan kelainan ini jarang bisa bertahan hidup lebih dari 2 tahun, kecuali jika telah menjalani pembedahan. 

Gejala Stenosis Katup Mitral

Gejala penyakit Stenosis Katup Mitral (Mitral Stenosis) adalah gagal jantung, dimana cairan tertimbun di dalam paru-paru (edema pulmoner). Penderita yang mengalami gagal jantung akan mudah merasakan lelah dan sesak nafas. Gejala lain adalah warna semu kemerahan di pipi.

Diagnosa Stenosis Katup Mitral

Untuk mendiagnosa para pasien atau para penderita Stenosis Katup Mitral (Mitral Stenosis) dapat dilakukan dengan menggunakan stetoskop. Pemeriksaan lain adalah elektrokardiografi, rontgen dada, dan ekokardiografi serta kateterisasi jantung penderita. 

Pengobatan Stenosis Katup Mitral

Pengobatan pada Stenosis Katup Mitral (Mitral Stenosis)  biasanya menggunakan obat-obat seperti beta-blocker, digoxin dan verapamil agar dapat memperlambat denyut jantung dan membantu mengendalikan fibrilasi atrium. Jika terapi obat tidak dapat mengurangi gejala secara memuaskan, mungkin perlu dilakukan perbaikan atau penggantian katup. Selain pengobatan, Stenosis Katup Mitral (Mitral Stenosis) juga dapat dicegah dengan mengobati demam rematik

Prolaps Katup Mitral (Mitral Valve Prolapse (MVP)


Pengertian Prolaps Katup Mitral

Dalam kejadian atau kasus penyakit Prolaps Katup Mitral (Mitral Valve Prolapse (MVP), selama ventrikel berkontraksi, daun katup menonjol ke dalam atrium kiri, kadang-kadang memungkinkan terjadinya kebocoran (regurgitasi) sejumlah kecil darah ke dalam atrium.

Penyebab Prolaps Katup Mitral

Penyebab terjadinya penyakit Prolaps Katup Mitral (Mitral Valve Prolapse (MVP) adalah kelainan dinding dada, skoliosis, kelainan septum atrial yang letaknya tinggi pada ostium sekundum, dan kelelahan. 

Gejala Prolaps Katup Mitral

Gejala yang timbul pada penderita penyakit Prolaps Katup Mitral (Mitral Valve Prolapse (MVP) adalah nyeri dada, palpitasi (jantung berdebar), sakit kepala migren, kelelahan, dan pusing. Penyebab lain penyakit daripada Prolaps Katup Mitral (Mitral Valve Prolapse (MVP) adalah kelainan denyut jantung yang sifatnya ringan. 

Diagnosa Prolaps Katup Mitral

Diagnosa dilakukan dengan menggunakan stetoskop untuk memastikan suara murmur pada saat ventrikel berkontraksi. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terjadi regurgitasi. 

Pengobatan Prolaps Katup Mitral

Pada kenyataanya sebagian besar penderita tidak begitu membutuhkan pengobatan. Jika jantung berdenyut terlalu cepat, beta-blocker dapat digunakan untuk memperlambat denyut jantung serta mengurangi palpitasi dan gejala lainnya. Jika terjadi regurgitasi, setiap kali sebelum menjalani tindakan pencabutan gigi atau pembedahan, penderita harus mengkonsumsi antibiotik karena terdapat resiko infeksi katup jantung.  Hanya butuh antibiotik atau beta blocker untuk meminimalisi penyakit Prolaps Katup Mitral (Mitral Valve Prolapse (MVP).

Regurgitasi Katup Mitral


Pengertian Regurgitasi Katup Mitral

Yang dimksudkan dengan Regurgitasi Katup Mitral adalah kebocoran aliran balik melalui katup mitral setiap kali ventrikel kiri berkontraksi. Pada saat ventrikel kiri memompa darah dari jantung menuju ke aorta, sebagian darah mengalir kembali ke dalam atrium kiri dan menyebabkan meningkatnya volume dan tekanan di atrium kiri. Terjadi peningkatan tekanan darah di dalam pembuluh yang berasal dari paru-paru, yang mengakibatkan penimbunan cairan (kongesti) pada paru-paru penderita. 

Penyebab Regurgitasi Katup Mitral

Penyebab utama penyakit ini adalah demam dan. Namun di negara-negara dengan obat-obatan pencegahan yang baik, demam rematik jarang terjadi. Karena yang terjadi hanya pada mereka yang berusia lanjut, yang pada masa mudanya tidak memperoleh antibiotik. Penyebab lain dari penyakit Regurgitasi Katup Mitral adalah serangan jantung dan degenerasi.

Gejala Regurgitasi Katup Mitral

Gejala penyakit Regurgitasi Katup Mitral bisa diketahui setelah dilakukan pemeriksaan dengan stetoskop sehingga terdengar suara murmur yang khas, yang disebabkan pengaliran kembali darah ke dalam atrium kiri ketika ventrikel kanan berkontraksi. 

Diagnosa Regurgitasi Katup Mitral

Diagnosa penyakit Regurgitasi Katup Mitral biasanya dilakukan dengan cara  Elektrokardiogram (EKG) dan rontgen dada untuk mengetahui suara murmur yang khas. Jenis pemeriksaan lain ekokardiografi dimana teknik penggambaranya menggunakan gelombang ultrasonic.

Pengobatan Regurgitasi Katup Mitral

Pengobatan yang dilakukan terhadap penderita Regurgitasi Katup Mitral adalah pembedahan untuk menggantikan katup dengan katup mekanik. Selain itu Regurgitasi Katup Mitral juga membutuhkan terapi dan obat-obatan seperti beta-blocker, digoxin dan verapamil dapat memperlambat denyut jantung dan membantu mengendalikan fibrilasi.

Kelainan Katup Jantung


Pengertian Kelainan Katup Jantung

Yang dimaksudkan dengan kelainan katup jantung adalah kelainan yang timbul oleh kelemahan jantung untuk memompa darah. Penyakit ini disebutr kelainan katup karena memang terjadi pada katup pada jantung. 

Deskripsi Jantung

Telah kita ketahui bahwa jantung memiliki empat ruangan, 2 ruangan kecil di atas dan 2 ruangan besar di bawah. Setiap ventrikel memiliki satu katup masuk searah dan satu katup keluar searah. Katup trikuspidalis membuka dari atrium kanan ke dalam ventrikel kanan, dan katup pulmonalis membuka dari ventrikel kanan ke dalam arteri pulmonalis. Katup mitral membuka dari atrium kiri ke dalam ventrikel kiri, dan katup aorta membuka dari ventrikel kiri ke dalam aorta. Katup-katup jantung bisa mengalami kelainan fungsi baik karena kebocoran atau karena kegagalan membuka secara adekuat. Keduanya dapat mempengaruhi kemampuan jantung untuk memompa darah. 

Jenis Kelainan Katup jantung

Jantung sendiri memiliki beberapa jenis penyakit seperti gagal jantung dan stroke. Begitupula dengan katup pada jantung. Katup jabtung tentu memiliki beberapa kelainan yang sudah diketahui oleh para praktisi kesehatan, dokter atau ahli terapis. Jenis-jenis katup jantung tersebut adalah sebagai berikut
Stenosis Katup Aorta 
Regurgitasi Katup Trikuspidalis 
Stenosis Katup Trikuspidalis 
Stenosis Katup Pulmoner. 
Regurgitasi Katup Mittral 
Prolaps Katup Mitral 
Stenosis Katup Mitral 
Regurgitasi Katup Aorta 

Senin, 01 April 2013

Kardiomiopati Restriktif


Pengertian Kardiomiopati Restriktif

Yang dimaksudkan dengan Kardiomiopati Restriktif atau Restrictive Cardiomyopathy adalah sekumpulan kelainan otot jantung dimana dinding ventrikel menjadi kaku, tetapi tidak selalu disertai dengan penebalan dinding ventrikel dan tidak selalu disertai dengan adanya tahanan pengisian darah yang normal. Merupakan bentuk kardiomiopati yang paling jarang terjadi, yang memberikan banyak gambaran yang serupa dengan kardiomiopati hipertrofik. 

Penyebab Kardiomiopati Restriktif

Penyebab Kardiomiopati Restriktif (Restrictive Cardiomyopathy) adalah otot jantung secara bertahap digantikan oleh jaringan parut dan otot jantung disisipi oleh bahan abnormal seperti sel-sel darah putih. Penyisipan lainnya bisa disebabkan oleh amiloidosis dan sarkoidosis. 
Penyebab lain adalah tumor yang menyerang jaringan jantung. 

Gejala  Kardiomiopati Restriktif

Gejala Kardiomiopati Restriktif Restrictive Cardiomyopathy adalah  gagal jantung yang disertai sesak nafas dan pembengkakan jaringan. Gejala lainya adalah ditemukan irama jantung abnormal dan palpitasi (jantung berdebar). 

Diagnosa Kardiomiopati Restriktif

Pada umumnya diagnosa yang dilakukan terhadap penderita Kardiomiopati Restriktif atau Restrictive Cardiomyopathy dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, EKG dan ekokardiogram. 

Pengobatan Kardiomiopati Restriktif

Pengobatan yang dilakukan terhadap penderita Kardiomiopati Restriktif atau yang disebut juga dengan Restrictive Cardiomyopathy adalah terapi gagal jantung. Pengobatan lain yang sering dilakukan para ahli medis terhadap penderita Kardiomiopati Restriktif (Restrictive Cardiomyopathy) adalah memindahkan darah dalam selang waktu yang teratur, dan mengurangi pengendapan zat besi pada penderita yang kelebihan zat besi. 

Minggu, 31 Maret 2013

Paroxysmal Supraventricular Tachycardia (SVT, PSVT)


Pengertian 

Yang dimaksudkan dengan paroxysmal supraventricular atau atrial tachycardia adalah detak jantung teratur, cepat yang mulai dan berakhir tiba-tiba yang berasal dari jaringan jantung lainnya dibandingkan di dalam bilik jantung. 

Gejala 

Kebanyakan orang mengalami palpation, nafas yang pendek, dan nyeri dada. Peristiwa bisa sering dihentikan dengan maneuver yang merangsang syaraf vagus, yang memperlambat denyut jantung. Paroxysmal supraventricular tachycardia adalah yang paling umum diantara orang muda dan lebih tidak enak dibandingkan membahayakan. Yang bisa terjadi selama olahraga yang keras. Denyut jantung yang cepat cenderung untuk dimulai dan berakhir secara tiba-tiba dan bisa terbentuk beberapa menit sampai beberapa jam. Hal ini hampir selalu dialami sebagai palpitasi yang tidak nyaman. Hal ini seringkali digabungkan dengan gejala-gejala lain, seperti kelemahan, sakit kepala ringan, nafas yang pendek, dan nyeri dada. 

Penyebab 

Paroxysmal supraventricular tachycardia kemungkinan dipicu oleh denyut jantung yang prematur yang secara berulang mengaktifkan jantung dengan denyut keras. Pengulangan ini, aktivasi cepat kemungkinan disebabkan oleh beberapa kelainan. Kemungkinan terdapat dua jalur elektrik pada batang atrioventricular. Disana kemungkinan sebuah jalur elektrik yang tidak normal diantara atria dan bilik jantung. Lebih sedikit sering terjadi, atria tersebut bisa menghasilkan kelainan yang cepat atau impuls melingkar. 

Gejala 

Biasanya, jantung sebaliknya normal. dokter memastikan diagnosa dengan melakukan elektrokardiogram (ECG). 

Cara Mengobati 

Peristiwa paroxysmal supraventricular tachycardia seringkali bisa dihentikan oleh salah satu pada beberapa maneuvers yang merangsang syaraf vagus dan dengan demikian menurunkan denyut jantung. Maneuver biasanya dilakukan atau diawasi oleh seorang dokter, tetapi orang yang mengalami arrhythmia berulang kali sering belajar untukmelakukan maneuver dengan sendirinya. 

Sabtu, 30 Maret 2013

Penyumbatan Jantung


Pengertian Penyumbatan Jantung

Yang dimaksudkan dengan penyumbatan jantung adalah penundaan pada konduksi arus listrik sewaktu melewati batang atrioventicular, berkas pada His, atau kedua cabang berkas, seluruhnya terletak di antara atria dan bilik jantung. 

Gejala Penyumbatan Jantung 

Sebagian jenis jantung tersumbat tidak menyebabkan gejala-gejala, tetapi yang lainnya menyebabkan kelelahan, pusing dan pingsan. 

Diagnosa Penyumbatan Jantung 

Diagnosa yang dilakukan terhadap penderita Penyumbatan Jantung adalah Elektrodiografi. Elektrodiografi tersebut digunakan untuk mendeteksi jantung tersumbat. Beberapa orang memerlukan alat pacu jantung buatan. Jantung tersumbat dikelompokkan sebagai tingkat-pertama ketika konduksi listrik menuju bilik jantung sedikit terhambat, tingkat-dua ketika konduksi tersumbat sementara, atau tingkat-tiga (lengkap) ketika konduksi sepenuhnya tersumbat. 

Penyebab Penyumbatan Jantung

Pada umumnya jenis penyumbatan jantung lebih sering terjadi pada orang tua. Pada penyumbatan jantung tingkat-pertama, setiap impuls listrik dari atria mencapai bilik jantung, tetapi masing-masing melambat untuk pecahan kedua sebagaimana bergerak melalui batang atrioventricular. Penyumbatan jantung tingkat-pertama adalah sering terjadi pada atlit yang dilatih dengan baik, para remaja, dewasa muda, dan orang dengan syaraf vagus aktif yang tinggi. Meskipun begitu, gangguan tersebut juga terjadi pada orang dengan gangguan jantung rematik, sarcoidosis yang mempengaruhi jantung, atau gangguan struktur jantung lainnya. Yang kemungkinan disebabkan oleh obat-obatan, terutama yang memperlambat konduksi impuls listrik sepanjang batang atrioventricular (seperti beta-blocker, diltiazem, verapamil, digoxin, dan amiodarone). 

Cara Mengobati Penyumbatan Jantung

Penyumbatan jantung tingkat-pertama tidak membutuhkan pengobatan. Beberapa orang dengan penyumbatan jantung dengan tingkat-kedua membutuhkan alat pacu jantung buatan. 

Jumat, 29 Maret 2013

Stenosis Katup Trikuspidalis (Tricuspid Stenosis)


Pengertian Stenosis Katup Trikuspidalis

Stenosis Katup Trikuspidalis (Tricuspid Stenosis) didefenisikan sebagai suatu jenis penyempitan lubang katup trikuspidalis, yang menyebabkan meningkatnya tahanan aliran darah dari atrium kanan ke ventrikel kanan. Stenosis katup trikuspidalis menyebabkan atrium kanan membesar dan ventrikel kanan mengecil. Jumlah darah yang kembali ke jantung berkurang dan tekanan di dalam vena yang membawa darah kembali ke jantung meningkat tajam. 

Penyebab Stenosis Katup Trikuspidalis

Pada umumnya penyebab utama dari Stenosis Katup Trikuspidalis adalah demam rematik. Namun masih ada beberapa penyebab lain yaitu tumor di atrium kanan, penyakit jaringan ikat dan kelainan bawaan atau kelainan pada faktor genetika atau keturunan.

Gejala Stenosis Katup Trikuspidalis

Gejala yang umum dialami oleh penderita Stenosis Katup Trikuspidalis adalah palpitasi (jantung berdebar) atau pulsasi (denyut nadi yang keras) di leher, dan seluruh badan terasa lelah. 

Diagnosa Stenosis Katup Trikuspidalis

Diagnosa pada penderita Stenosis Katup Trikuspidalis dilakukan dengan pemeriksaan menggunakan  stetoskop. Selain itu mendiagnosa penyakit ini juga bisa menggunakan cara Rontgen dada dan Ekokardiogram yang akan memberikan gambaran stenosis dan beratnya penyakit. 

Pengobatan Stenosis Katup Trikuspidalis

Pengobatan memang harus dilakukan untuk meminimalisir kejadian terburuk dari sebuah jenis penyakit yang menyerang para penderita atau pasien. Untuk penyakit Stenosis Katup Trikuspidalis, para dokter atau ahli medis lainya lebih menitikberatkan proses pembedahan atau operasi untuk menyembuhkan penderita penyakit tersebut. 


Stenosis Katup Aorta (Aortic Stenosis)


Pengertian Stenosis Katup Aorta

Yang dimaksdkan dengan Stenosis Katup Aorta (Aortic Stenosis) adalah penyempitan pada lubang katup aorta, yang menyebabkan meningkatnya tahanan terhadap aliran darah dari ventrikel kiri ke aorta. 

Penyebab Stenosis Katup Aorta

Pada pendeita usia muda, penyebab yang paling sering adalah kelainan bawaan. Pada masa bayi, katup aorta yang menyempit mungkin tidak menyebabkan masalah, masalah baru muncul pada masa pertumbuhan anak. Ukuran katup tidak berubah, sementara jantung melebar dan mencoba untuk memompa sejumlah besar darah melalui katup yang kecil. Katup mungkin hanya memiliki dua daun yang seharusnya tiga, atau memiliki bentuk abnormal seperti corong. 

Gejala Stenosis Katup Aorta

Gejala yang timbul adalah Dinding ventrikel kiri menebal karena ventrikel berusaha memompa sejumlah darah melalui katup aorta yang sempit. Otot jantung yang membesar membutuhkan lebih banyak darah dari arteri koroner. Persediaan darah yang tidak mencukupi akhirnya akan menyebabkan terjadinya nyeri dada (angina) pada waktu penderita melakukan aktivitas. Berkurangnya aliran darah juga dapat merusak otot jantung, sehingga curah jantung tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh. Gagal jantung yang terjadi menyebabkan kelemahan dan sesak nafas ketika melakukan aktivitas. 

Diagnosa Stenosis Katup Aorta

Mendiagnosa penyakit ini harus berdasarkan bunyi murmur jantung yang khas, kelainan denyut nadi, kelainan pada EKG dan penebalan dinding jantung yang tampak pada rontgen dada. 

Pengobatan Stenosis Katup Aorta

Jika para pasien atau penderita mengalami mengalami angina, pingsan dan sesak nafas saat melakukan aktivitas akibat stenosis katup aorta, maka dilakukan pembedahan untuk mengganti katup, yang sebaiknya dilakukan sebelum terjadinya kerusakan ventrikel kiri yang menetap. 

Minggu, 03 Maret 2013

Fibrilasi Atrium

Pengertian Fibrilasi Atrium

Pengertian penyakit ini dapat diartikan melalui penjelasan bahwa selama fibrilasi atau berdebar, kontraksi atrium begitu cepat sehingga dinding atrium hanya bergetar, hal ini mengakibatkan darah tidak dipompa secra efektif ke ventrium. Dan yang dimaksudkan dengan fibrilasi atrium dan debar atrium adalah pola pelepasan elektrik yang sangat cepat hingga membuat atrium berkontraksi sangat cepat, jika sudah begini maka ventrium berkontraksi lebih cepat dan kurang efeisien daripada yang normal.

Gejala Fibrilasi Atrium

Jika sudah mengalami kondisi ini maka penderita akan merasakan beberapa gejala seperti kecepatan detak ventrium kurang dari 120 detak per menit, rasa tidak enak atau dada terasa tidak nyaman, berkurangnya kemampuan jantung untuk memompa, mudah lemah, pingsan, dan bernapas pendek. Jika penyakit ini terus dibiarkan maka penderita akan mengalami gejala bertambah fatal seperti nyeri dada, dan syok.

Diagnosa Fibrilasi Atrium

Tujuan dari diagnosis adalah menemukan penyebab, gejala serta tingkatan penyakit yang nantinya menjadi dasar dalam menentukan pengobatan yang sesuai, dan sebelumnya penderita harus menerima pemeriksaan fisik seperti Elektrokardiogram (ECG).

Cara Mengobati Fibrilasi Atrium

Pengobatan dilakukan dengan melihat hasil diagnosis, dan khusus untuk penyakit ini Pengobatanya berup perawatan fibrilasi atau debar atrium yang didisain untuk mengontrol kecepatan ventrium berkontraksi.

Kardiomiopati Kongestif yang Melebar

Pengertian Kardiomiopati Kongestif yang Melebar

Yang dimaksudkan dengan Dilated Cardiomyopathy atau Kardiomiopati Kongestif Yang Melebar adalah jenis-jenis kelainan jantung dimana ventrikel membesar namun tak mampu memompa darah dengan jumlah yang cukup guna menutupi kebutuhan tubuh sehingga menyebabkan terjadinya kegagalan jantung.

Penyebab Kardiomiopati Kongestif yang Melebar

Beberapa penyebab terjadinya Dilated Cardiomyopathy atau Kardiomiopati Kongestif Yang Melebar adalah penyakit arteri koroner yang meluas, peradangan otot jantung akut karena infeksi virus, gangguan hormonal seperti diabetes dan penyakit tiroid, obat-obat seperti alkohol, kokain dan anti depresi, dan kehamilan atau penyakit jaringan ikat.

Gejala Kardiomiopati Kongestif yang Melebar

Gejala awal yang timbul adalah sesak nafas, mudah lelah ketika melakukan aktivitas, demam mendadak, flu.

Diagnosa Kardiomiopati Kongestif yang Melebar

Diagnosis biasanya disesuaikan dengan gejala dan hasil pemeriksaan secara fisik. Selain itu Elektrokardiografi atau EKG juga bisa dilakukan oleh para dokter guna memeriksa aktivitas dari jantung.

Pengobatan Kardiomiopati Kongestif yang Melebar

Cara yang tepat untuk mengobati penderita Kardiomiopati Kongestif Yang Melebar adalah mengurangi rokok dan alcohol. Selain itu, penderita juga harus diberikan antibiotik, diberikan nitrat, beta-blocker atau penghambat saluran kalsium. Hal-hal atau cara-cara yang paling mudah dan umum yang dilakukan untuk menyembuhkan penderita atau meminimalisir penyakit Kardiomiopati Kongestif Yang Melebar adalah dengan istirahat dan tidur yang cukup serta menghindari stress, memberikan obat antikoagulan, dan juga dapat dilakukan dengan terapi obat yaitu penghambat ACE.

Minggu, 24 Februari 2013

Debar Atrium

Pengertian Debar Atrium

Ini adalah kondisi yang berhubungan dengan pola pelepasan elektrik dan membuat atrium berkontraksi dengan cepat serta ventrium berkontraksi tidak normatif. Adapun rentetan irama yang kurang normal ini  biasa terjadi secara sporadis.

Gejala Debar Atrium

Jika sudah berada dalam kondisi ini maka penderita akan mengalami beberapa gejala yang diantaranya adalah kecepatan detak ventrium yang berkurang dari normalnya, bisa juga terjadi kecepatan yang berlebih hingga kemudian akan melebihi menyebabkan palpitasi atau dada terasa tidak nyaman dan sesak, serta detak jantung yang tidak beraturan. Dampak fatal selanjutnya adalah penderita merasa lemah, pingsan, dan sesak napas sehingga berujung pada kegagalan jantung.

Penyebab Debar Atrium

Penyebab terjadinya debar atrium adalah melemahnya fungsi jantung ketika memompa darah sehingga para penderita merasa lemah dan tak bertenaga.

Diagnosa Debar Atrium

Diagnosa debar atrium disebabkan oleh gejala yang mampu dipastikan dengan menggunakan Elektrokardiogram (ECG).

Cara Mengobati Debar Atrium

Pengobatan penyakit debar atrium atau fibrilasi didesain untuk mengontrol kecepatan ventrium ketika berkontraksi. Beberapa langkah lain untuk mengobati debar atrium adalah memperlambat kecepatan ventrium guna meningkatkan performa jantung saat memompa darah. Selain itu,  para ahli medis biasa menggunakan kateter ablasi untuk menghancurkan nodus atrioventrikular yaitu dengan cara memasukkan energi radiofrekwensi ke dalam jantung

Aritmia (Irama Jantung Abnormal)

Pengertian Aritmia

Ini adalah penyakit dimana penderita mengalami kondisi berupa detak jantung yang tidak teratur dalam artian terlalu cepat atau terlalu lambat.

Penyebab Aritmia

Hingga sekarang belum diketahui secara pasti mengenai penyebab penyakit ini, namun tetap ada dugaan bahwa beberapa hal yang menjadi penyebabnya adalah penyakit jantung, stres, kafein, tobako, alcohol, pil diet, dan dekongestan pada obat batuk dan pil. Selain itu, penyakit ini juga bisa disebabkan oleh tidak berfungsinya impuls listrik jantung dan faktor usia penderita.

Gejala Aritmia

Selain gejala detak jantung yang tidak teratur, penderita juga akan mengalami gejala lain seperti jantung sering berdebar atau dada berdegup, loncatan detak jantung disertai sakit kepala, dan sesak napas.

Pengobatan Aritmia

Jika penyakit ini masih termasuk ringan, biasanya tidak terlalu membutuhkan pengobatan khusus, namun jika penyakit ini sudah termasuk akut maka cara pengobatan yang diyakini adalah dengan cara menanam defibrillator otomatis, tujuanya adalah untuk menghadapi serangan jantung mendadak.  Karena diketahui bahwa penyakit jantung mendadak ini lebih sering terjadi tanpa gejala yang dapat membuat penderita sadar akan penyakit akut yang sedang dialami. Selain itu penderita harus mulai rutin membiasakan hidup sehat dari segi makanan yang dikonsumsi dan aktofitas yang dilakukan sehari-hari .
 

Sabtu, 16 Februari 2013

Takikardi ventricular

Pengertian Takikardi ventricular

Ini adalah penyakit dimana penderita mengalami kondisi berupa kecepatan ventrikular dengan detakan sebanyak  120 kali dalam satu menit yang sering terjadi pada ventrikel. Kemudian kondisi ini dapat merusak ventrikel hingga berakhir dengan serangan jantung.

Penyebab Takikardi ventricular

Seperti yang diketahui dari pengertianya bahwa penyakit ini bisa terjadi karena detakan ventikular yang berlebih atau melampaui batas kecepatan normal jantung.

Diagnosis Takikardi ventricular

Tujuan dari diagnosis adalah menemukan penyebab, gejala serta tingkatan penyakit yang nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan pengobatan yang sesuai. Dan untuk mengetahui hal itu penderita akan menerima pemeriksaan fisik pada bagian jantungnya.

Cara Mengobati Takikardi ventricular

Setelah hasil diagnosis ditemukan, maka kemudian dilanjutkan dengan langkah pengobatan. Dimana pengobatan umum yang dilakukan adalah berupa pemberian obat oral seperti jenis lidokain atau obat yang sejenis, dan pemberian obat dilakukan secara intravena jika penyakit ini sudah termasuk akut. Tujuanya adalah untuk menekan keberadaan takikardi vertikular. Masih ada pemeriksaan lanjutan, yaitu pemeriksann elektrofisiologik untuk mencegah kambuhnya penyakit yang sama. Jika penyakit ini tidak segera diobati maka dapat berakibat fatal dengan serangan jantung, dan jika obat tidak ampuh untuk menyembuhkan maka harus segera dilakuka operasi atau juga menggunakan alat automatic cardioverter defribillator.

Fibrilasi Ventrikular

Pengertian Fibrilasi Ventrikular

Ini adalah kondisi dimana ventrikel penderita sangat cepat namun tidak efektif. Dalam artian detak jantung penderita sampai tak terdengar dan terasa. Perlu juga diketahuin bahwa penyakit ini merupakan suatu kejadian preterminal yang ada dalam setiap jantung penderita yang sudah tidak berfungsi atau sekarat.

Gejala Fibrilasi Ventrikular

Jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan mengalami gejala yang beberapa diantaranya adalah penyakit :
  1. Kongesti Vaskular pulmonal dan Dispnea
  2. Ortopnea dan Dispnea nocturnal paroksimal
  3. Batuk iritasi dan aedema pulmonal akut
  4. Penurunan curah jantung dan Gallop atrial-S4Gallop ventrikel-S3 
  5. Crackles paru
  6. Disritmia dan Pulsus alternans
  7. Peningkatan berat badan dan Pernapasan cheyne stokes

Diagnosa Fibrilasi Ventrikular

Tujuan diagnosis adalah menemukan penyebab, gejala dan tingkatan penyakit. Dan itu ditempuh melalui pemeriksaan fisik seperti Memeriksa penurunan fungsi jantung yang berkaitan dengan perubahan denyut atau detakan jantung, memeriksa tingkat kecemasan yang berlebihan ketika penderita sedang bernafas, dan memeriksa tingkat kebutuhan oksigen

Pengobatan Fibrilasi Ventrikular

Pengobatan atau pencegahan terhadap Fibrilasi ventrikel merupakan faktor penting yang akan menyembuhkan penderita dari penyakit tersebut. Guna mengurangi risiko salah satu jenis penyakit jantung tersebut, seseorang harus mampu menguasai dan mengatur pola hidupnya sendiri, jika perlu harus melalui resep atau petunjuk dari dokter atau para praktisi kesehatan lainya. Pola hidup yang diatur adalah sebagai berikut seperti mengkonsumsi makanan yang rendah kolesterol dan rendah lemak, berhenti merokok, dan menghindari alkohol, olahraga yang teratur, dan kurangi konsumsi obat yang memilik efek samping dengan risiko yang tinggi












Atrial Premature Beats

Pengertian Atrial Premature Beats

Ini adalah salah satu penyakit yang terjadi di organ jantung, dimana penderita mengalami kondisi berupa aktivasi listrik dari atrium yang tidak normal atau denyut jantung yang terjadi lebih cepat dan singkat sehingga kemudian dapat mengganggu irama jantung. 

Gejala Atrial Premature Beats

Jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan merasakan gejala yang diantaranya adalah denyut atrium yang premature.

Penyebab Atrial Premature Beats

Selain penyebab yang sudah diketahui dalam pengertianya, diketahui juga bahwa penyakit ini bisa terjadi karena beberapa hal lain seperti penyakit gangguan paru-paru, faktor usia, dan faktot makanan yang beresiko mempercepat denyut jantung, seperti teh, kopi, alkohol, atau minuman dingin lainya. Terutama kopi yang mengandung kafein sangat berpotensi menyebabkan irama jantung yang tidak teratur seperti kontraksi atrial yang prematur. Dan bahan yang mengandung cokelat, alkohol atau nikotin dapat mempercepat atau mengubah irama normal jantung.

Diagnosa Atrial Premature Beats

Tujuan dari diagnosis adalah melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui fibrilasi atrium atau flutter, dan metode pemeriksaan yang dilakukan adalah EKG dan elektrokardiografi . Kemudian hasil diagnosis ini akan menemukan tingkatan penyakit yang juga digunakan sebagai dasar dalam menentukan pengobatan yang sesuai.

Pengobatan Atrial Premature Beats

Setelah diagnosis ditemukan hasilnya, maka dilanjutkan dengan tindakan pengobatan. Dimana jika penyakit ini masih termasuk ringan maka penderita diberikan obat oral untuk meredakan kembali detak jantung supaya bisa normal, sedangkan jika penyakit ini sudah termasuk berat maka pemberian obat harus lebih intensif seperti melalui intraverna.

Senin, 11 Februari 2013

Stenosis Katup Pulmoner (Pulmonic Stenosis)

Pengertian Stenosis Katup Pulmoner

Ini adalah jenis penyakit yang dapat menyerang siapa saja tanpa mengenai faktor usia dan jenis kelamin, dimana penderita akan mengalami kondisi penyempitan lubang katup jantung sehingga kemudian dapat menyebabkan tahanan aliran darah ventrikel jantung meningkat.

Penyebab Stenosis Katup Pulmoner

Tidak diketahui pasti secara medis mengenai penyebab penyakit ini, tapi selain penjelasan yang sudah disebutkan dalam pengertianya, diketahui juga bahwa penyakit ini dapat terjadi jika penderita memiliki orang tua dengan penyakit yang sama, atau faktor genetic juga berperan menjadi faktor penyebabnya.

Diagnosa Stenosis Katup Pulmoner

Tujuan dari diagnosis penyakit ini adalah untuk menemukan penyebab, gejala dan tingkatan penyakit melalui pemeriksaan fisik, dan diantara pemeriksaan fisik yang dilakukan adalah rontgen jantung. Dan dari tingkatan penyakit yang ditemukan nanti yang akan menjadi dasar dalam menentukan metode pengobatan yang tepat untuk penderita.

Pengobatan Stenosis Katup Pulmoner

Jika hasil diagnosis sudah ditemukan maka kemudian dilanjutkan kepada langkah pengobatan, dimana jika tingkatan penyakit ini sudah termasuk berat maka tidak ada jalan lain yang lebih tepat dilakukan selain melalui proses pembedahan atau operasi. Namun jika penyakit ini masih termasuk ringan maka penderita masih dapat diobati melalui pemberian obat jantung secara oral atau intraverna.

Kamis, 24 Januari 2013

Serangan Jantung


Pengertian Serangan Jantung

Ini adalah salah satu lagi penyakit yang berhubungan dengan gangguan pada organ jantung penderita, dimana terjadi keadaan pemutusan aliran darah ke jantung secara tiba-tiba. Jika sudah begitu maka otot yang terdapat pada jantung penderita akan tidak berfungsi dikarenakan mengalami kekurangan oksigen. 

Gejala Serangan Jantung

Jika sudah terdiagnosis menderita penyakit ini maka penderita akan mengalami gejala seperti rasa nyeri pada bagian dadanya, jika terus dibiarkan maka gejala ini akan terus berlanjut pada gejala sesak napas dan sering mengalami kelelahan. Daerah bagian tubuh yang sering mengalami gejala kelelahan atau nyeri setelah penyakit ini berlanjut adalah bagian punggung, rahang, lengan kiri, atau bagian tangan.

Penyebab Serangan Jantung

Yang menjadi penyebab utama penyakit ini diketahui adalah karena terjadi penyumbatan pada bagian arteri, hal ini kemudian dapat mengakibatkan aliran darah ke jantung menjadi terbatas.

Diagnosis Serangan Jantung

Apabila seorang pria separuh baya atau berusia diatas 35 tahun atau seorang wanita berusia diatas 50 tahunmengeluh atau mengkosultasikan keluhan mereka mengenai sesak dada maka besar kemungkinan mereka mengalami serangan jantung tiba-tiba. Selain itu, guna memperkuat diagnosis maka para dokter atau ahli kesehatan harus melakukan pemeriksaan fisik pada penderita seperti melakukan pemeriksaan EKG, pemeriksaan darah, ekokardiogram, dan radionuclide imaging.

Pengobatan Serangan Jantung

Tindakan medis harus segera dilakukan jika penderita sudah terdiagnosis terkena penyakit ini. Dan dengan hasil diagnosis tersebut sudah ditemukan tingkatan penyakit yang berperan dalam menentukan pengobatan yang tepat untuk diberikan. Dalam tindakan medis penderita juga akan diberi obat sejenis aspirin yang bertujuan untuk mengurangi pembekuan darah. Sedangkan gangguan pernapasan dapat dibantu dengan memberikan oksigen tambahan.

Jantung Koroner



Pengertian Penyakit Jantung Koroner

Ini adalah salah satu penyakit yang terjadi pada organ jantung penderita dimana penderita mengalami kondisi berupa sel pelapis dinding arteri koroner penderita mengalami pengendapan lemak Hal ini kemudian menyebabkan terjadinya penyumbatan aliran darah. Karena itu juga penyakit ini juga biasa dikenal dengan nama penyakit arteri koroner. 

Penyebab Jantung Koroner

Seseorang akan beresiko terkena penyakit ini yang dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah karena terlalu banyak mengkonsumsi lemak, sering merokok atau tidak pernah melakukan aktifitas sehat seperti olahraga.

Gejala Jantung Koroner

Jika sudah terdiagnosis penyakit ini maka penderita akan mengalami beberapa gejala yang rata-rata berhubungan dengan penyakit jantung atau permasalahan pada arterinya. 

Diagnosis Jantung Koroner

Tidak berbeda dengan penyakit lain, penyakit ini juga didiagnosis untuk mengetahui penyebab dan gejala serta tingkatan penyakit yang kemudian akan turut menentukan jenis pengobatan yang tepat untuk diterapkan pada penderita. Dan diagnosis ini akan diperkuat melalui berbagai pemeriksaan fisik, khususnya pada organ jantung penderita yang bertujuan untuk mengetahui kadar lemak dalam tubuh penderita.

Pengobatan Jantung Koroner

Jika penyakit ini diobati berdasarkan metode medis, maka hal yang dilihat pertama kali adalah hasil diagnosis tentang penyakit yang sedang dialami penderita ini. Dengan hasil diagnosis tersebut maka dapat diketahui jenis pengobatan apa yang harus diberikan. Namun biasanya pengobatan itu adalah berupa pemberian obat atau vitamin yang bertujuan untuk mengurangi kadar lemak dalam tubuh penderita.
Posting Lama ►
 

Browser

Messaging And Chatting

Copyright 2012 Pengobatan Herbal Alami: Jantung Template by Bamz | Publish on Sitemap