Tampilkan postingan dengan label penyakit kulit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyakit kulit. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 April 2013

Bulosa Pemfigoid

Pengertian Bulosa Pemfigoid

Bulosa Pemfigoid didefenisikan sebagai suatu jenis penyakit kulit. Yang dimaksudkan dengan Bulosa Pemfigoid adalah suatu penyakit kulit yang ditandai dengan lepuhan-lepuhan berukuran besar. Penyakit ini tidak sehebat pemfigus, tetapi bisa menetap lama hingga bertahun-tahun. Bulosa pemfigoid cenderung menyerang usia lanjut. Namun, penyakit ini juga berkemungkinan menyerang anak-anak dan mereka yang berusia dewasa.

Penyebab Bulosa Pemfigoid

Penyebab terjadinya Bulosa Pemfigoid adalah kelainan sistem kekebalan atau anti bodi dalam tubuh manusia. Kelainan ini akan menyebabkan imun tubuh seorang penderita Bulosa Pemfigoid menjadi terganggu dan kehilangan fungsi-fungsi kontrolnya terhadap penyakit-penyakit yang masuk dan menyerang tubuh.

Gejala Bulosa Pemfigoid

Gejala Bulosa Pemfigoid adalah lepuhan yang keras dan kaku, kulit diantara lepuhan tampak merah dan membengkak. Lepuhan biasanya tidak ditemukan di mulut. Biasanya menimbulkan gatal-gatal. Lepuhan yang besar (bula) berisi cairan jernih dan ditemukan di lengan, batang tubuh atau tungkai.

Diagnosa Bulosa Pemfigoid

Pada dasarnya diagnosis pada penderita Bulosa Pemfigoid ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan biopsi kulit yang juga diperiksa dengan immunofluoresensi.

Mengobati Bulosa Pemfigoid

Pengobatan yang dilakukan pada penderita Bulosa Pemfigoid adalah menggunakan corticosteroid per-oral (melalui mulut). Pada awal pengobatan diberikan dalam dosis tinggi, kemudian dosisnya diturunkan secara bertahap. Obat immunosupresan lainnya yang bisa diberikan adalah methotrexat, azathioprin, cyclophosphamide, dan micophenolat.

Bedsores

Pengertian Bedsores

Yang dimaksudkan dengan Ulkus Dekubitus adalah kerusakan kulit yang terjadi akibat kekurangan aliran darah dan iritasi pada kulit yang menutupi tulang yang menonjol, dimana kulit tersebut mendapatkan tekanan dari tempat tidur, kursi roda, gips, pembidaian atau benda keras lainnya. Ulkus Dekubitus adalah penyakit yang terjadi pada manusia dimana terdapat penonjolan tulang, yaitu sikut, tumit, pinggul, pergelangan kaki, bahu, punggung dan bagian belakang kepala.

Penyebab Bedsores

Penyebab Ulkus Dekubitus adalah kulit yang mengalami kekurangan oksigen pada mulanya akan tampak merah dan meradang lalu membentuk luka terbuka.

Gejala Bedsores

Ulkus dekubitus kebanyakan menyebabkan nyeri dan gatal-gatal; tetapi jika terdapat gangguan pada indera perasa, ulkus yang dalampun tidak menimbulkan nyeri.

Diagnosa Bedsores

Mendiagnosa penderita ulkus dekubitus harus ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

Cara Mengobati Bedsores

Cara mengobati ulkus dekubitus lebih sulit bila dibandingkan dengan cara-cara mencegahnya. Pada stadium awal, ulkus biasanya membaik dengan sendirinya setelah tekanan dihilangkan. Menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi protein dan kalori tambahan bisa mempercepat penyembuhan. Jika kulit terluka sebaiknya ditutup dengan perban. Agar tidak melekat pada luka, gunakan perban yang dilapisi teflon atau mengandung jeli minyak. Untuk ulkus yang lebih dalam, digunakan perban yang mengandung bahan yang menyerupai gelatin, yang bisa membantu pertumbuhan kulit yang baru. Jika luka mengalami infeksi atau mengeluarkan nanah, sebaiknya dibersihkan dengan sabun atau gunakan cairan desinfektan (misalnya povidon-iodin).

Biang Keringat dan Pengobatanya

Pengertian Biang Keringat

Yang dimaksudkan dengan biang keringat adalah suatu jenis ruam pada kulit yang daapt menyebabkan gatal-gatal pada kulit penderita.

Penyebab Biang Keringat

Pada umumnya, penyebab terjadinya biang keringat adalah suatu penyumbatan pada pori-pori tubuh yang berasal dari kelenjar keringat pada saat cuaca tubuh mengeluarkan panas dan keringat, tetapi dikarenakan adanya penyumbatan tersebut maka keringat tertahan didalam kulit dan mengakibatkan munculnya benjolan-benjolan berwarna kemerahan yang berukuran kecil dalam jumlah yang banyak pada kulit.

Gejala Biang Keringat

Kejadian penyumbatan pada saluran keringat menyebabkan gangguan pandangan, dan kemudian menyebabkan gatal-gatal dan iritasi pada kulit.

Diagnosa Biang Keringat

Pada umumnya mendiagnosa penderita biang keringat diakukan berdasarkan gejalaa, penyebab dan hasil check up pada penderita biang keringat itu sendiri.

Cara Mengobati Biang Keringat

Pengobatan yang disarankan pada penderita biang keringat adalah mengurangi pembentukan terjadinya keringat pada penderita. Cara pengobatan yang lain adalah penderita bisa menggunakan hand body atau lotion yang mengandung corticosteroid. Lotion berfungsi untuk menjaga kulit penderita agar tetap lembab. Selain beberapa cara pengobatan diatas, adapula cara-cara untuk mencegah terjadinya biang keringat pada penderita. Cara-cara tersebut antara lain adalah gunakan pakayan dalam yang lembut pada saat musim panas, hindari pakaian ketat yang bisa menimbulkan iritasi pada kulit, berteduh jika berada dalam cuaca yang panas, jaga area tidur dengan ventilasi yang baik, dan gunakan sabun mandi anti kulit kering.

Keringat Berlebihan

Pengertian Keringat Berlebihan

Yang dimaksudkan dengan keringat berlebihan atau sering disebut Hiperhidrosis adalah suatu penyakit yang ditandai dengan keringat yang berlebihan pada tubuh seorang penderita seperti pada bagian tangan atau hiperhidrosis palmaris, ketiak atau hiperhidrosis aksilaris, dan pada kaki atau hiperhidrosis plantaris.

Penyebab Keringat Berlebihan

Penyebab terjadinya keringat yang berlebihan adalah makanan panas dan minuman yang mengandung kafein atau alkohol , beberapa anti-psikosa yang digunakan untuk mengobati kelainan jiwa, morfin, atiroksin dosis tinggi, overdosis obat pereda nyeri misalnya aspirin dan asetaminofin, wanita yang memasuki masa menopause bisa mengalami hot flashes, kadar gula darah yang rendah, demam, hipertiroidisme, serangan jantung, tuberkulosis, dan malaria.

Gejala Keringat Berlebihan

Beberapa gejala timbulnya kelebihan keringat adalah stres, emosi atau olah raga, tetapi juga bisa terjadi secara spontan. Pada hiperhidrosis palmaris, tangan penderita lembab dan basah. Pada hiperhidrosis aksilaris, penderita banyak mengeluarkan keringat di ketiaknya sehingga harus sering berganti pakaian. Pada hiperhidrosis plantaris, keringat yang berlebihan di kaki menyebabkan kaos kaki dan sepatu menjadi lembab dan timbul bau yang tidak sedap atau disebut bromhidrosis, karena adanya bakteri atau jamur di kulit yang basah. Gejala yang lain adalah bagian tubuh yang mengalami hiperhidrosis sering berwarna merah muda atau putih kebiruan.

Diagnosa Keringat Berlebihan

Pada umumnya diagnose diakukan berdasarkan gejalaa, penyebab dan hasil check up.

Cara Mengobati Keringat Berlebihan

Keringat pada telapak tangan, telapak kaki atau ketiak dapat dikurangi dengan larutan alumunium klorida.

Dermatitis Perioral

Pengertian Dermatitis Perioral

Ada beberapa jenis penyakit kulit yang sering terjadi pada penderita. Salah satu jenis penyakit kulit tersebut adalah dermatitis perioral Yang dimaksudkan dengan dermatitis perioral adalah suatu jenis penyakit pada kulit yang ditandai oleh adanya beruntus-beruntus berwarna kemerahan di sekitar mulut dan dagu penderita.

Penyebab Dermatitis Perioral

Pada kasus-kasus penderita dermatitis perioral yang sudah ditangani, penyebab terjadinya v belum dapat diketahui secara pasti. Penyakit dermatitis perioral lebih dominan menyerang para wanita yang dengan kisaran usia sekitar 20 tahun sampai 60 tahun. Kejadian dermatitis perioral bisa timbul akibat pemakaian salep kortikosteroid pada wajah ketika mengobati penyakit kulit. 

Gejala Dermatitis Perioral

Gejala yang timbul pada penderita dermatitis perioral terkadang menyerupai jerawat atau rosasea. Pada bagian antara batas bibir dengan ruam kulit biasanya dipisahkan oleh daerah kulit yang normal. Terkadang penderita merasa sangat gatal dan menyengat. Di sekitar bibir tampak beruntus-beruntus kecil kemerahan. Kadang beruntus-beruntus tersebut membentuk plakatau bercak.

Diagnosa Dermatitis Perioral

Mendiagnosa penyakit dermatitis perioral tentu harus didasari oleh pemeriksaan fisik pada penderita. Selain itu, gejala dan penyebab juga menjadi faktor penting bagi para dokter untuk mendiagnosa tingkatan penyakit kulit dermatitis perioral tersebut.

Cara Mengobati Dermatitis Perioral

Beberapa jenis pengobatan yang ditawarkan pada penderita dermatitis perioral adalah tetracyclin yang diberikan pada penderita secara per-oral (melalui mulut). Jika penyakitnya berat dan pemberian antibiotik tidak dapat memperbaiki ruam kulit, maka diberikan obat jerawat isotretinoin pada penderita dermatitis perioral.

Kamis, 25 April 2013

Kista Keratinosa

Pengertian Kista Keratinosa

Kista Sebasea (Kista Keratinosa) adalah suatu kantung tertutup yang ditemukan tepat di bawah kulit dan mengandung kulit mati, ekskresi kulit dan bagian-bagian kulit lainnya.

Penyebab Kista Keratinosa

Penyebabnya tidak diketahui. Kista sebasea seringkali berasal dari selubung akar rambut (folilek) yang membengkak. Cedera pada kulit juga bisa merangsang terbentuknya sebuah kista.

Gejala Kista Keratinosa

Kista ini berukuran kecil dan bisa ditemukan di bagian tubuh manapun, tetapi paling sering muncul di kulit kepala, telinga, wajah, leher, punggung atau kantung zakar (skrotum). Kista ini teraba kenyal dan mudah digerakkan, biasanya tidak menimbulkan nyeri. Warnanya bisa kekuningan atau berwarna daging; jika pecah akan mengeluarkan bahan berminyak yang menyerupai keju. Kadang terjadi infeksi.

Diagnosa Kista Keratinosa

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

Pengobatan Kista Keratinosa

Kista sebasea biasanya dipecahkan dengan tusukan jarum atau sayatan pisau bedah dan isinya dikeluarkan. Jika terjadi infeksi, sebelum kista diangkat melalui pembedahan, terlebih dahulu diberikan antibiotik.









Veruka

Pengertian Veruka

Yang dimaksudkan dengan Kutil atau yang disebut dengan Veruka adalah pertumbuhan kulit jinak yang berukuran kecil. Veruka atau kutil dapat tumbuh pada usia berapapun,namun kasus veruka sering ditemukan pada anak-anak. Kutil yang terdapat pada kulit mudah menyebar dari suatu bagian tubuh ke bagian tubuh lainnya, tetapi kebanyakan tidak terlalu menular kepada orang lain. Sedangkan kutil genitalis seperti jenis kutil pada alat kelamin bisa ditularkan kepada orang lain. Sebagian besar kutil tidak berbahaya dan jenis kutil yang paling banyak ditemukan tidak berubah menjadi keganasan (kanker). Hanya jenis kutil tertentu yang jarang ditemukan dan beberapa kutil yang menginfeksi rahim, leher rahim (serviks) dan penis.

Penyebab Veruka

Penyebab umum terjadinya veruka atau kutil pada penderita adalah virus papilloma manusia atau human papilloma virus.

Gejala Veruka

Ada beberapa jenis kutil yang tidak menimbulkan gejala. Namun ada jenis-jenis kutil tertentu yang muncul dengan gejala sehingga menyebabkan nyeri karena mengiritasi saraf. Beberapa kutil tumbuh sendiri dan terpisah, kutil lainnya tumbuh bersama-sama dan membentuk kelompok kutil atau biasa disebut dengan kutil mosaik.

Diagnosa Veruka

Pada umumnya mendiagnosa penderita veruka diakukan berdasarkan gejala, penyebab dan hasil check up pada penderita biang keringat itu sendiri.

Cara Mengobati Veruka

Cara mengobati harus berdasarkan pada lokasi, jenis, berat dan sudah berapa lama kutil berada. Demi mempercepat hilangnya kutil bisa dioleskan larutan atau plester yang mengandung asam salisilat dan asam laktat. Kutil juga bisa dibekukan dengan cairan nitrogen.

Molluskum Kontagiosum

Pengertian Molluskum Kontagiosum

Yang dimaksudkan dengan moluskum kontagiosum adalah suatu jenis infeksi kulit yang berupa benjolan licin berminyak dan berwarna seperti kulit. Kejadian ini merupakan infeksi yang biasa ditemukan pada anak-anak. Infeksi seperti ini lebih dominan menyerang pada wajah, ketiak, leher, lengan dan tangan. Selain itu juga bisa ditemukan pada bagian tubuh yang lain terkecuali pada telapak tangan dan telapak kaki manusia.

Penyebab Molluskum Kontagiosum

Penyebab terjadinya moluskum kontagiosum adalah virus pox. Virus pox adalah jenis virus yang menular melalui sentuhan kulit langsung atau melalui hubungan seksual sehingga bisa menginfeksi kulit.

Gejala Molluskum Kontagiosum

Gejala yang timbul pada penderita moluskum kontagiosum adalah benjolan yang memiliki diameter kurang dari 1 cm dan di tengahnya terdapat lekukan yang sangat kecil. Paling sering ditemukan di selangkangan dan daerah kemaluan tetapi tidak biasa ditemukan di penis atau vagina. Benjolan biasanya tidak terasa gatal ataupun nyeri dan bisa ditemukan secara tidak sengaja ketika penderita sedang menjalani pemeriksaan fisik atau check up di rumah sakit atau klinik tertentu.

Diagnosa Molluskum Kontagiosum

Mendiagnosa penderita moluskum kontagiosum harus berdasarkan gejala dan penyebab terjadinya penyakit tersebut.

Mengobati Molluskum Kontagiosum

Pengobatan yang dilakukan terhadap penyakit moluskum kontagiosum adalah dengan cara melakukan  pembekuan benjolan pada penderita. Selain itu, penderita juga dapat diobati dengan cara mengangkat benjolan tersebut dengan menggunakan jarum.

Senin, 22 April 2013

Drug Rashes dan Pengobatanya

Pengertian Drug Rashes

Yang dimaksudkan dengan Drug Rashes adalah ruam-ruam kulit yang merupakan efek samping dari obat-obatan.

Penyebab Drug Rashes

Penyebab terjadinya Drug Rashes adalah Kaligata (urtikaria), Nekrolisis epidermal toksika, Eritema multiformis, Sindroma Stevens-Johnson, Eritema nodosum. Selain itu reaksi alergi. Setelah minum obat tertentu untuk pertama kalinya, seseorang bisa mengalami sensitisasi. Pemakaian berikutnya bisa memicu terjadinya suatu reaksi alergi. Biasanya dalam beberapa menit, timbul ruam-ruam di kulit. Gejala alergi lainnya yang bisa timbul bersamaan dengan munculnya ruam di kulit adalah hidung meler, mata berair atau suatu serangan asma.

Gejala Drug Rashes

Gejala-gejala drug rashes memang muncul bervariasi, dimulai dari kemerahan yang ringan di daerah kulit tertentu disertai beruntus-beruntus kecil, sampai kepada pengelupasan seluruh kulit. Ruam bisa timbul segera setelah penderita minum obat tertentu (misalnya kaligata bisa terjadi setelah minum penisilin) atau baru muncul beberapa jam bahkan beberapa hari kemudian. Kadang ruam baru timbul beberapa tahun kemudian.

Diagnosa Drug Rashes

Mendiagnosa drug rashes harus berdasarkan gejala-gejala dan hasil check up penderita.

Mengobati Drug Rashes

Pengobatan drug rashes dilakukan berdasarkan penyebab penyakit tersebut. Untuk meringankan gatal dan kulit kering bisa diberikan salep corticosteroid. Kebanyakan kasus kaligata akan segera mereda tanpa pengobatan, tetapi bila perlu bisa diberikan antihistamin atau corticosteroid per-oral (melalui mulut). Selain itu suntikan epinephrine atau corticosteroid dapat diberikan jika kelainan kulit yang terjadi sangat serius.

Eritema Multiformis

Pengertian Eritema Multiformis

Yang dimaksudkand dengan Eritema Multiformis adalah suatu penyakit yang ditandai oleh adanya bercak-bercak kemerahan yang menonjol dan biasanya tersebar secara simetris di seluruh tubuh pendderita.

Gejala Eritema Multiformis

Gejala  Eritema Multiformis timbul secara tiba-tiba, dengan bercak-bercak kemerahan dan lepuhan-lepuhan yang paling sering ditemukan di telapak tangan, telapak kaki dan wajah. Lepuhan di bibir dan selaput mulut bisa mengeluarkan darah. Bercak merah berbentuk bulat dan mendatar tersebar di kedua sisi tubuh. Bercak ini bisa membentuk cincin berwarna gelap dengan bagian tengahnya berwarna ungu keabuan (seperti sasaran tembakan, target lesion). Kulit yang kemerahan ini kadang menimbulkan rasa gatal. Gejala lainnya adalah luka di dekat mulut akibat demam, kelelahan, demam dan nyeri persendian pada penderita Eritema Multiformis.

Diagnosa Eritema Multiformis

Mendiagnosa Eritema Multiformis harus berdasarkan gejala, penyebab, dan check up penderita.

Cara Mengobati Eritema Multiformis

Pada umumnya pengobatan Eritema Multiformis bertujuan untuk mengatasi penyebab, meringankan gejala dan mencegah infeksi. pengobatan pada eritema multiformis ringan dapat dilakukan dengan dikompres kelainan kulit dengan kain basah, berikan antihistamin untuk mengurangi gatal-gatal, berikan analgesik-antipiretik untuk mengatasi demam dan rasa tidak enak badan, dan gunakan obat bius topikal (terutama untuk luka di mulut) untuk mengurangi rasa sakit ketika penderita makan atau minum. Sedangkan jika  eritema multiformis dengan stadium berat maka penderita dirawat di rumah sakit dan ditempatkan di unit perawatan intensif, untuk mengendalikan peradangan diberikan corticosteroid, untuk menghentikan proses penyakit diberikan immunoglobulin intravena, dan untuk mengatasi infeksi sekunder diberikan antibiotik.
Jika diduga penyebabnya adalah herpes simpleks, biasanya diberikan acyclovir per-oral (melalui

Eritema Nodosum

Pengertian Eritema Nodosum

Yang dimaksudkan dengan Eritema Nodosum adalah suatu peradangan yang menyebabkan terbentuknya benjolan merah yang lunak (nodul) di bawah kulit; paling sering ditemukan di atas tulang kering, tetapi kadang menyerang lengan dan bagian tubuh yang lain.

Penyebab Eritema Nodosum

Eritema Nodosum merupakan suatu reaksi terhadap obat, terutama antibiotik yang mengandung sulfa, yodium, bromida dan pil KB. Penyebab Eritema Nodosum pada anak-anak adalah timbulnya pilek atau nyeri tenggorokan, terutama jika penyebabnya adalah bakteri streptokokus. Pada dewasa, penyebab yang paling sering ditemukan adalah infeksi streptokokus dan sarkoidosis. Sedangkan beberapa penyebab lain dari eritema nodosum adalah lepra, koksikioidomikosis, histoplasmosis, tuberkulosis, psitakosis, limfogranuloma venereum, dan kolitis ulserativa.

Gejala Eritema Nodosum

Gejala Eritema Nodosum adalah Nodul eritema nodosum yanag biasanya muncul diatas tulang kering dan tampak seperti memar yang menonjol, yang secara bertahap warnanya akan berubah dari pink menjadi coklat kebiruan. Nodul ini bisa menimbulkan nyeri sehingga penderita mengalami demam dan nyeri persendian; kelenjar getah bening.

Diagnosa Eritema Nodosum

Mendiagnosa Eritema Nodosum harus berdasarkan gejala, penyebab, dan check up penderita.

Cara Mengobati Eritema Nodosum

Pengobatan tergantung pada penyebab Eritema Nodosum. Jika penyebabnya adalah infeksi streptokokus, diberikan antibiotik. Tirah baring bisa mengurangi nyeri. Jika tidak ditemukan infeksi maupun obat sebagai penyebabnya, bisa diberikan aspirin. Jika hanya ditemukan beberapa nodul bisa diobati dengan menyuntikkan corticosteroid langsung ke dalam nodul.

Minggu, 21 April 2013

Kurap

Pengertian Kurap

Ini adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur yang dikelompokkan berdasarkan daerah terkenanya pada tubuh.

Penyebab Kurap

Seperti yang sudah disebutkan dalam pengertianya bahwa penyakit ini disebabkan oleh berbagai jenis jamur.

Gejala Kurap

Jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan mendapatkan gejala yang diantaranya adalah munculnya sisik pada daerah yang terkena disertai ruam dan gatal serta nyeri.
Gejala yang dialami ini juga berdasarkan lokasi terjadinya pada tubuh.

Diagnosis Kurap

Tujuan diagnosis adalah menemukan penyebab, gejala yang nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan pengobatan yang tepat setelah tingkatan penyakit ditemukan, dan untuk mengetahui hal tersebut penderita harus menerima beberapa pemeriksaan fisik seperti diantaranya adalah biopsy jaringan kulit.

Pengobatan Kurap

Secara umum obat yang diberikan adalah jenis obat anti bakteri dan pemberian obat ini tergantung kepad tingkatan penyakit yang ditemukan dalam diagnosis. Jika masih termasuk ringan maka pemberian obat ini masih bisa dalam bentuk oral atau obat oles, sedangkan jika penyakit sudah termasuk akut maka pemberian obat lebih spesifik seperti secara intraverna.

Pencegahan Kurap

Tindakan ini adalah lebih penting dibandingkan pengobatan, dan untuk mencegah penyakit ini supaya tidak terjadi ada beberapa cara yang dapat dilakukan, diantaranya adalah selalu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan sekitar, karena pada dasarnya biang penyebab penyakit ini berasal dari segala keadaan yang kurang higienis yang menjadi tempat bertumbuh suburnya bakteri.

Dermatitis Herpetiformis dan Penangananya

Pengertian Dermatitis Herpetiformis

Ini adalah penyakit yang dialami penderita pada bagian kulitnya, dimana pertandan yang terlihat adalah dengan adanya lepuhan kecil yang terasa gatal disertai pembengkakan seperti kaligata dan sifatnya menetap.

Penyebab Dermatitis Herpetiformis

Berbicara mengenai penyebabnya diketahui bahwa penyakit ini berhubungan dengan gangguan pada sistem kekebalan tubuh  dikarenakan penderita terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi gluten atau protein yang biasanya terdapat dalam makanan seperti gandum dan terigu.

Gejala Dermatitis Herpetiformis

Jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan mengalami gejala yang diantaranya adalah lepuhan-lepuhan kecil pada daerah kulit tubuh seperti di sikut, lutut dan bokong. Pada ruam tersebut juga akan terasa gatal dan panas yang cukup hebat.

Diagnosis Dermatitis Herpetiformis

Tujuan dari diagnosis adalah untuk menemukan penyebab, gejala serta tingkatan penyakit. Dimana tingkatan penyakit ini nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan metode pengobatan yang tepat. Sebelumnya penderita juga harus menerima pemeriksaan fisik seperti biopsy jaringan pada kulit yang terkena.

Pengobatan Dermatitis Herpetiformis

Pengobatan penyakit ini dilakukan setelah hasil diagnosis ditemukan, dimana jika hasil diagnosis menemukan bahwa penyakit masih termasuk ringan maka upaya pengobatan masih berupa pemberian obat secara oral. Namun jika penyakit ini sudah tergolong berat maka pemberian obat dilakukan secara lebih spesifik yaitu secara intraverna.

Eritrasma dan Penangananya

Pengertian Eritrasma

Ini adalah penyakit infeksi yang secara khusus terjadi pada bagian kulit atas dan jenis bakteri yang menyebabkanya adalah corynebacterium minutissimum.

Penyebab Eritrasma

Seperti yang sudah disebutkan dalam pengertianya bahwa penyakit ini disebabkan oleh bakteri jenis corynebacterium minutissimum.

Gejala Eritrasma

Jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan mengalami gejala pada bagian kulitnya, yang diantaranya gejala itu adalah akan terasa pada bagian payudara atau ketiak, selain itu penderita juga akan mengalami gejala lain pada sela-sela jari atau bagian kelamin. Diantaranya gejala tersebut adalah timbulnya bercak-bercak berwarna pink dengan bentuk yang tidak beraturan atau berubah menjadi sisik-sisik halus yang berwarna coklat.

Diagnosis Eritrasma

Tujuan Diagnosis adalah untuk menemukan  penyebab, gejala yang kemudian akan menjadi tingkatan penyakit untuk menentukan jenis pengobatan yang tepat nantinya. Untuk mencapai kesemua tujuan itu penderita harus menerima pemeriksaan fisik yang diantaranya adalah pembiakan bakteri yang menggunakan sinar ultraviolet.

Pengobatan Eritrasma

Pengobatan penyakit ini dengan melihat hasil diagnosis, dimana jika hasil diagnosis menyatakan bahwa penyakit ini masih tergolong ringan maka upaya pengobatan yang dilakukan masih berupa pemberian obat secara oral, dan jenis obat yang diberikan diantaranya adalah erythromycin atau berbagai sabun yang mengandung anti bakteri. Namun jika penyakit ini sudah tergolong berat maka cara pengobatan yang harus dilakukan lebih spesifik seperti melalui intraverna.

Jumat, 19 April 2013

Penyebab Dermatitis Perioral

Pengertian Dermatitis Perioral

Ada beberapa jenis penyakit kulit yang sering terjadi pada penderita. Salah satu jenis penyakit kulit tersebut adalah dermatitis perioral Yang dimaksudkan dengan dermatitis perioral adalah suatu jenis penyakit pada kulit yang ditandai oleh adanya beruntus-beruntus berwarna kemerahan di sekitar mulut dan dagu penderita.

Penyebab Dermatitis Perioral

Pada kasus-kasus penderita dermatitis perioral yang sudah ditangani, penyebab terjadinya v belum dapat diketahui secara pasti. Penyakit dermatitis perioral lebih dominan menyerang para wanita yang dengan kisaran usia sekitar 20 tahun sampai 60 tahun. Kejadian dermatitis perioral bisa timbul akibat pemakaian salep kortikosteroid pada wajah ketika mengobati penyakit kulit. 

Gejala Dermatitis Perioral

Gejala yang timbul pada penderita dermatitis perioral terkadang menyerupai jerawat atau rosasea. Pada bagian antara batas bibir dengan ruam kulit biasanya dipisahkan oleh daerah kulit yang normal. Terkadang penderita merasa sangat gatal dan menyengat. Di sekitar bibir tampak beruntus-beruntus kecil kemerahan. Kadang beruntus-beruntus tersebut membentuk plakatau bercak.

Diagnosa Dermatitis Perioral

Mendiagnosa penyakit dermatitis perioral tentu harus didasari oleh pemeriksaan fisik pada penderita. Selain itu, gejala dan penyebab juga menjadi faktor penting bagi para dokter untuk mendiagnosa tingkatan penyakit kulit dermatitis perioral tersebut.

Cara Mengobati Dermatitis Perioral

Beberapa jenis pengobatan yang ditawarkan pada penderita dermatitis perioral adalah tetracyclin yang diberikan pada penderita secara per-oral (melalui mulut). Jika penyakitnya berat dan pemberian antibiotik tidak dapat memperbaiki ruam kulit, maka diberikan obat jerawat isotretinoin pada penderita dermatitis perioral.

Gejala Keringat Berlebihan

Pengertian Keringat Berlebihan

Yang dimaksudkan dengan keringat berlebihan atau sering disebut Hiperhidrosis adalah suatu penyakit yang ditandai dengan keringat yang berlebihan pada tubuh seorang penderita seperti pada bagian tangan atau hiperhidrosis palmaris, ketiak atau hiperhidrosis aksilaris, dan pada kaki atau hiperhidrosis plantaris.

Penyebab Keringat Berlebihan

Penyebab terjadinya keringat yang berlebihan adalah makanan panas dan minuman yang mengandung kafein atau alkohol , beberapa anti-psikosa yang digunakan untuk mengobati kelainan jiwa, morfin, atiroksin dosis tinggi, overdosis obat pereda nyeri misalnya aspirin dan asetaminofin, wanita yang memasuki masa menopause bisa mengalami hot flashes, kadar gula darah yang rendah, demam, hipertiroidisme, serangan jantung, tuberkulosis, dan malaria.

Gejala Keringat Berlebihan 

Beberapa gejala timbulnya kelebihan keringat adalah stres, emosi atau olah raga, tetapi juga bisa terjadi secara spontan. Pada hiperhidrosis palmaris, tangan penderita lembab dan basah. Pada hiperhidrosis aksilaris, penderita banyak mengeluarkan keringat di ketiaknya sehingga harus sering berganti pakaian. Pada hiperhidrosis plantaris, keringat yang berlebihan di kaki menyebabkan kaos kaki dan sepatu menjadi lembab dan timbul bau yang tidak sedap atau disebut bromhidrosis, karena adanya bakteri atau jamur di kulit yang basah. Gejala yang lain adalah bagian tubuh yang mengalami hiperhidrosis sering berwarna merah muda atau putih kebiruan.

Diagnosa Keringat Berlebihan

Pada umumnya diagnose diakukan berdasarkan gejalaa, penyebab dan hasil check up.

Cara Mengobati Keringat Berlebihan

Keringat pada telapak tangan, telapak kaki atau ketiak dapat dikurangi dengan larutan alumunium klorida.

Rabu, 03 April 2013

Kelainan Refraktif


Pengertian Kelainan Refraktif

Dalam keadaan normal, mata menghasilkan gambaran yang jelas karena cahaya yang masuk dibiaskan oleh kornea dan lensa, sehingga terfokus ke retina. Retina mengirimkan gambaran yang terbentuk ke otak melalui saraf optikus. Bentuk kornea tetap, tetapi bentuk lensa berubah agar terfokus pada objek yang memiliki jarak yang berlainan dari mata. Pada kelainan refraktif, cahaya tidak dibiaskan sebagaimana mestinya sehingga gambaran yang terbentuk terlihat kabur. 

Gejala Kelainan Refraktif

Gejala yang timbul adalah objek pada jarak jauh terlihat kabur karena mata terlalu panjang dan gambaran terfokus di depan retina bukan tepat pada retina, cahaya dari objek jarak dekat (misalnya ketika membaca buku), tidak dapat terfokus secara jelas pada retina. Mata terlalu pendek sehingga objek jarak dekat terlihat kabur. Hiperopia juga diturunkan. Bayi dan anak-anak cenderung mengalami hiperopia ringan. Sejalan dengan pertumbuhan dan bertambah panjangnya mata, hiperopia semakin berkurang.

Cara Mengobati Kelainan Refraktif

Pengobatan yang ditawarkan adalah Kacamata & Lensa Kontak Kacamata dan lensa kontak memperbaiki kelainan refraktif dengan cara menambah atau mengurangi kekuatan fokus pada kornea dan lensa. Kekuatan yang diperlukan untuk memfokuskan gambaran secara langsung ke retina diukur dalam dioptri. Pengukuran ini juga dikenal sebagai resep kacamata. Pada miopia, kornea dan lensa terlalu banyak memiliki kekuatan fokus, sehingga cahaya yang dibiaskan bertemu pada suatu titik di depan retina. Kacamata dan lensa kontak mengatasi keadaan ini dengan cara mengurangi kekuatan fokus mata yang alami dan memungkinkan cahaya terfokus pada retina. Untuk miopia, resepnya adalah negativf. 

Rabu, 27 Maret 2013

Ulkus Dekubitus


Pengertian Ulkus Dekubitus 

Yang dimaksudkan dengan Ulkus Dekubitus adalah kerusakan kulit yang terjadi akibat kekurangan aliran darah dan iritasi pada kulit yang menutupi tulang yang menonjol, dimana kulit tersebut mendapatkan tekanan dari tempat tidur, kursi roda, gips, pembidaian atau benda keras lainnya. Ulkus Dekubitus adalah penyakit yang terjadi pada manusia dimana terdapat penonjolan tulang, yaitu sikut, tumit, pinggul, pergelangan kaki, bahu, punggung dan bagian belakang kepala. 

Penyebab Ulkus Dekubitus 

Penyebab Ulkus Dekubitus adalah kulit yang mengalami kekurangan oksigen pada mulanya akan tampak merah dan meradang lalu membentuk luka terbuka. 

Gejala Ulkus Dekubitus 

Ulkus dekubitus kebanyakan menyebabkan nyeri dan gatal-gatal; tetapi jika terdapat gangguan pada indera perasa, ulkus yang dalampun tidak menimbulkan nyeri.

Diagnosa Ulkus Dekubitus 

Mendiagnosa penderita ulkus dekubitus harus ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. 

Cara Mengobati Ulkus Dekubitus 

Cara mengobati ulkus dekubitus lebih sulit bila dibandingkan dengan cara-cara mencegahnya. Pada stadium awal, ulkus biasanya membaik dengan sendirinya setelah tekanan dihilangkan. Menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi protein dan kalori tambahan bisa mempercepat penyembuhan. Jika kulit terluka sebaiknya ditutup dengan perban. Agar tidak melekat pada luka, gunakan perban yang dilapisi teflon atau mengandung jeli minyak. Untuk ulkus yang lebih dalam, digunakan perban yang mengandung bahan yang menyerupai gelatin, yang bisa membantu pertumbuhan kulit yang baru. Jika luka mengalami infeksi atau mengeluarkan nanah, sebaiknya dibersihkan dengan sabun atau gunakan cairan desinfektan (misalnya povidon-iodin). 

Bulosa Pemfigoid


Pengertian Bulosa Pemfigoid

Bulosa Pemfigoid didefenisikan sebagai suatu jenis penyakit kulit. Yang dimaksudkan dengan Bulosa Pemfigoid adalah suatu penyakit kulit yang ditandai dengan lepuhan-lepuhan berukuran besar. Penyakit ini tidak sehebat pemfigus, tetapi bisa menetap lama hingga bertahun-tahun. Bulosa pemfigoid cenderung menyerang usia lanjut. Namun, penyakit ini juga berkemungkinan menyerang anak-anak dan mereka yang berusia dewasa. 

Penyebab Bulosa Pemfigoid

Penyebab terjadinya Bulosa Pemfigoid adalah kelainan sistem kekebalan atau anti bodi dalam tubuh manusia. Kelainan ini akan menyebabkan imun tubuh seorang penderita Bulosa Pemfigoid menjadi terganggu dan kehilangan fungsi-fungsi kontrolnya terhadap penyakit-penyakit yang masuk dan menyerang tubuh.

Gejala Bulosa Pemfigoid

Gejala Bulosa Pemfigoid adalah lepuhan yang keras dan kaku, kulit diantara lepuhan tampak merah dan membengkak. Lepuhan biasanya tidak ditemukan di mulut. Biasanya menimbulkan gatal-gatal. Lepuhan yang besar (bula) berisi cairan jernih dan ditemukan di lengan, batang tubuh atau tungkai.

Diagnosa Bulosa Pemfigoid

Pada dasarnya diagnosis pada penderita Bulosa Pemfigoid ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan biopsi kulit yang juga diperiksa dengan immunofluoresensi.

Cara Mengobati Bulosa Pemfigoid

Pengobatan yang dilakukan pada penderita Bulosa Pemfigoid adalah menggunakan corticosteroid per-oral (melalui mulut). Pada awal pengobatan diberikan dalam dosis tinggi, kemudian dosisnya diturunkan secara bertahap. Obat immunosupresan lainnya yang bisa diberikan adalah methotrexat, azathioprin, cyclophosphamide, dan micophenolat.

Granuloma Annuler


Pengertian Granuloma Annuler

Yang dimaksudkan dengan Granuloma Annuler adalah suatu penyakit kulit menahun yang ditandai dengan adanya benjolan kecil yang kenyal (nodul), yang membentuk cincin dengan bagian tengah yang normal atau agak cekung. Granuloma annuler paling sering menyerang anak-anak dan dewasa. Walaupun demikian, Granuloma Annuler juga berkemungkinan menyerang para lansia dan bahkan bayi yang baru dilahirkan juga bisa menjadi sarang penyakit ini.

Penyebab Granuloma Annuler

Pada kasus Granuloma Annuler secara umum penyebabnya belum dapat diketahui secara pasti  atau mungkin bisa saja tidak diketahui. Pada sekelompok penderita, sekumpulan nodul granuloma annuler timbul jika kulit terpapar sinar matahari atau tersengat sinar ultra violet terlampau lama. 

Gejala Granuloma Annuler

Gejala Granuloma Annuler adalah Nodul pada granuloma annuler yang tampak berwarna kekuningan atau sewarna dengan kulit di sekitarnya. Granuloma Annuler pada kenyataan umum tidak menimbulkan nyeri atau gatal yang sering ditemukan di kaki, tungkai, tangan atau jari tangan. 

Diagnosa Granuloma Annuler

Mendiagnosa Granuloma Annuler harus berdasarkan gejala, penyebab, dan check up penderita.

Cara Mengobati Granuloma Annuler

Pengobatan pada Granuloma Annuler terdiri dari berbagai macam cara. Pada umumnya penyakit Granuloma Annuler menghilang dengan sendirinya tanpa perlu diberikan pengobatan khusus. Namun, untuk mempercepat hilangnya nodul pada penderita Granuloma Annuler, maka bisa diberikan corticosteroid dalam bentuk krim atau disuntikkan langsung ke dalam nodul sehingga penderita bisa sembuh dalam waktu yang cepat.

Posting Lama ►
 

Browser

Messaging And Chatting

Copyright 2012 Pengobatan Herbal Alami: penyakit kulit Template by Bamz | Publish on Sitemap